METRO – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Metro siap bersinergi dengan pihak Kepolisian dan TNI jika ada instruksi penyekatan pada momen Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Sekretaris Dishub, Andi Kardinal mengatakan, saat ini pihaknya masih menunggu petunjuk dari Provinsi Lampung dan Kota Metro.
“Kalau yang beredar di media sosial (medsos) itu PPKM kan dibatalkan oleh pusat. Maka dari itu kami juga menunggu kebijakan dari provinsi masing-masing,” katanya melalui sambungan telepon, Kamis (9/12/2021).
Namun, kata dia, secara teknis Dishub sudah dalam keadaan siap. “Untuk mengantisipasi lonjakan pemudik Nataru ini, pada prinsipnya kami di perhubungan itu mengikuti kegiatan yang ada di kota, jadi kami hanya merekayasa lalu lintas saja,” jelas Andi.
“Nah untuk imbauan demikian, itu nanti di tingkat kota. Jadi kami juga sudah lihat juga, ada SK Perwali juga yang terbaru ini untuk Kota Metro membatasi gerak seseorang maupun kegiatan,” sambungnya.
Menurutnya, pihaknya juga akan bersinergi dengan pihak kepolisian, polres Metro, dan TNI, Kodim setempat, karena selama ini sudah berjalan demikian. “Sekali lagi, pada prinsipnya Dishub itu hanya membantu pengaturan lalu lintas saja,” pungkasnya.
Sebelumnya Sekda Kota Metro, Bangkit Haryo Utomo mengatakan, untuk meminimalisir adanya lonjakan kasus Covid-19 gelombang ketiga, pihaknya meminta masyarakat serta ASN untuk kompak dalam mematuhi aturan pemerintah.
“Dalam menekan penularan covid-19 pemerintah saja tidak akan mampu jika masyarakat tidak mendukung dan mengikuti aturan. Jadi perlu kekompakan antara masyarakat agar penerapan protokol kesehatan berjalan dengan baik. Serta mengurangi mobilitas ke luar daerah,” imbuhnya. (Adi)















Add Comment