METRO – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT) Kota Metro, Wahdi Sirajudin, menyoroti potensi besar bahaya narkoba di kalangan generasi milenial dan generasi Z.
Menyikapi Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2020 tentang P4GN, Granat Kota Metro memperingatkan anggotanya untuk intensif dalam upaya prefentif dan bekerja sama dengan semua pihak di Bumi Sai Wawai.
Wahdi menyampaikan keprihatinan jika meningkatnya angka penyalahgunaan narkoba di Kota Metro, menganggapnya sebagai masalah yang terkait erat dengan kejahatan. Dalam pandangannya, Granat memiliki peran krusial dalam membantu pemerintah mengatasi permasalahan ini.
“Saya berharap organisasi lain juga turut membantu menjaga Kota Metro agar tetap bernuansa pendidikan, agamis, dan kondusif,” ujar Wahdi saat diwawancarai awak media, Kamis (18/1/2024).
Ia mengungkap bahwa Granat Kota Metro juga membahas Metro Bersinar (Bersih dari Narkoba), mencakup upaya edukasi melibatkan tokoh agama, masyarakat, dan adat. Wahdi menekankan perlunya keterlibatan pemerintah dalam memberikan ruang kreativitas bagi generasi muda, mencegah mereka terjerumus dalam lingkaran gelap narkoba.
“Narkoba tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga berdampak besar pada seluruh aspek kehidupan. Panca indera yang terpengaruh tidak akan baik, dan dampak kerugiannya sangat besar,” ungkapnya.
Wahdi mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga dan memberikan ruang positif bagi generasi muda, dengan harapan Pemerintah Kota Metro dapat menjalankan upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba. (Mahfi)















Add Comment