Metro News

Pemkot Metro Usulkan Penambahan P3K ke Pemerintah Pusat

Wali Kota Metro, Wahdi Siradjuddin, saat dikonfirmasi usai membuka Dialog Pendidikan bertema "Mewujudkan Kualitas Pendidik Menuju Generasi Emas Metro Cemerlang untuk Indonesia Berkelanjutan", di Gedung Serba Guna (GSG) SMP Negeri 1 Metro, Kamis (2/5/2024). (Mahfi)

METRO – Pemerintah Kota (Pemkot) Metro, melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Metro, menggelar Dialog Pendidikan dengan tema “Wujudkan Kualitas Pendidik Menuju Generasi Emas Metro Cemerlang untuk Indonesia Berkelanjutan.

Dalam acara tersebut, dihadiri oleh Wali Kota Metro Wahdi Siradjuddin, Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Metro AKBP Heri Sulistyo Nugroho yang diwakili oleh Kepala Satuan (Kasat) Pembinaan Masyarakat (Binmas) Polres Metro AKP Abdul Rachman, serta Kepala Disdikbud Kota Metro Suwandi, sebagai narasumber.

Acara dihadiri oleh 600 peserta, terdiri dari kepala sekolah dan guru jenjang TK, SD, dan SMP, yang diselenggarakan di Gedung Serba Guna (GSG) SMP N 1 Metro pada Kamis (2/5/2024).

Wali Kota Metro, menyatakan bahwa kegiatan dialog pendidikan ini, yang diselenggarakan bersamaan dengan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2024, bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan menjadi Gemerlang. Menurutnya, upaya tersebut dimulai dengan memenuhi kebutuhan dasar, seperti guru dan sarana prasarana pendidikan yang memadai.

“Mulai dari guru, fasilitas pendidikan, dan sebagainya, inilah yang menjadi kekuatan Metro sebagai kota pendidikan,” ujar Wahdi kepada awak media usai acara.

Lebih lanjut, Wali Kota Metro menjelaskan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas guru, termasuk pemberian fasilitas dan sarana yang diperlukan. Wahdi menekankan Kehadiran guru honorer tidak lagi beralasan.

“Honorer telah dihapuskan karena kebutuhan tersebut sudah tidak ada lagi. Kemudian, kebutuhan akan guru dan tenaga kesehatan untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) disampaikan dari daerah ke pusat. Jadi, saya pikir masih sangat diperlukan, mengingat kurang lebih 325 guru dan tenaga kesehatan telah diangkat menjadi P3K pada tahun 2023,” tambahnya.

Terkait dengan penambahan kuota P3K, Wali Kota Metro menegaskan bahwa rencana tersebut akan diajukan berdasarkan kebutuhan yang telah dihitung dengan cermat. Pemerintah juga sedang melakukan evaluasi terhadap kebutuhan tenaga guru dan administrasi di BKPSDM. (Mahfi)

About the author

Redaksi TabikPun

Add Comment

Click here to post a comment

Tinggalkan Balasan

IKLAN

IKLAN

%d blogger menyukai ini: