Metro News

Polres Metro Terjunkan 130 Personil, Pengamanan Dilengkapi Metal Detector

Kapolres Metro AKBP Rali Muskitta, S.IK. redaksi

www.tabikpun.com, Metro – Operasi Lilin 2017 Polres Metro menerjunkan 130 personil untuk mengamankan jalannya perayaan Natal dan tahun baru di Bumi Sai Wawai. Selain menempatkan personil di 17 Gereja, pemeriksaan menggunakan metal detector pun akan dilakukan kepada jemaat yang akan memasuki gereja.

Kapolres Metro AKBP Rali Muskitta, S.IK., mengatakan, mengamankan perayaan natal dan tahun baru, Polres Metro juga akan dibantu oleh Dishub, Satpol PP, TNI, Rapi, dan Senkom. Polres pun telah berkoordinasi dengan dinas terkait dan para pimpinan geraja untuk memastikan pengamanan pada perayaan natal.

”Berapa jumlah personil selain dari Polri kami belum dapat datanya. Ini baru rakor perdana. Tetapi dinas dan instansi terkait nanti akan mengirimkan jumlah pastinya,” jelasnya saat dikonfirmasi di Polres Metro, Jumat (16/12).

Disetiap gereja, sambung dia, akan ditempatkan tiga personil polri yang akan dibantu personil TNI, Dishub, dan Satpol PP. Polres pun akan mendirikan satu pos pantau yang terletak di Taman Kota, serta tenda pengamanan ditiap gereja.

”Peralatan Polres terbatas, jadi yang kita miliki baru metal detector. Tetapi kita pantau terus perkembangan potensi ancaman sebelum hari H itu seperti apa. Jika mengkhawatirkan, kami akan turunkan tim seteril mengantipasi hal tidak diinginkan,” tegasnya.

Memudahkan berjalannya operasi lilin, lanjut Kapolres, Polres Metro pada 16-22 Desember akan menggelar operasi penyakit masyarakat (pekat). Dan pada 23 Desember, langsung dilanjutkan dengan operasi lilin.

”Operasi pekat kita mulai dari hari ini, sampai 22 Desember. Untuk operasi lilin belum keluar sprint, namun biasanya dimulai dari 23 Desember, sampai 1 Januari,” jelas dia.

Untuk operasi lilin, pengamanan difokuskan ke rumah ibadah. Namun pada 1 Januari, pengamanan juga akan merambah tempat-tempat rekreasi.

”Kalau pengamanan jalan akan kita lakukan pada malam tahun baru saja. Dan pada 1 Januari pengamanan juga dilakukan di tempat hiburan. Antisipasi teror juga sudah kita lakukan dengan mengerahkan personil intel dan binmas untuk mengumpulkan informasi di lapangan,” tuturnya.

Ia mengimbau, agar umat beragama di Kota Metro dapat saling bertoleransi.  Menghormati proses jalannya peribidatan umat beragama lain.

”Negara pun telah membebaskan umat beragama menjalankan ibadah, dan saya yakin di Kota Metro toleransi umat beragama sangat tinggi,” tukasnya.(ga)

 

About the author

Redaksi TabikPun

Add Comment

Click here to post a comment

Tinggalkan Balasan

IKLAN

IKLAN

%d blogger menyukai ini: