OPINI Sosial Media Tekno

Pemasaran Digital: Peranan Media Sosial dalam Pemasaran Digital

Ilustrasi. (Net)

Media Sosial dalam Pemasaran Digital

Media Sosial menjadi salah satu elemen yang penting dalam pemasaran digital saat ini. Platform media sosial seperti Instagram, Facebook, dan Tiktok memungkinkan konsumen untuk terhubung langsung dengan penjual, berinteraksi dan juga sharing seputar produk tersebut dengan konsumen lain untuk mengetahui informasi mengenai produk tersebut dari sudut pandang yang berbeda. Media sosial tidak hanya menjadi tempat berbagi informasi, tetapi juga menjadi katalisator utama dalam perubahan perilaku konsumen pada beberapa tahun ini (Macca et al., 2024).

Melalui transformasi digital, strategi pemasaran yang sebelumnya bersifat tradisional kemudian mengalami perubahan yang signifikan untuk memanfaatkan kekuatan teknologi serta memenuhi tuntutan yang terus diinginkan pasar dalam perkembang era digital ini (Su et al., 2023). Sebelum berkembangnya tekologi digital, pemasaran umumnya dilakukan melalui media cetak, televisi, ataupun papan iklan, namun saat ini telah beralih menggunakan teknologi digital, salah satunya adalah media sosial yang sudah semakin berkembang.

Hal ini dikarenakan konsumen menginginkan interaksi yang lebih cepat dan mudah. Hampir semua platform digital memiliki dampak yang besar dalam perkembangan pemasaran di dalam, era digital saat ini. Namun platform tersebut juga memiliki pengaruh yang kuat terhadap berbagai bentuk pemasaran digital.

Seperti Instagram yang lebih menekankan pada visual, dimana pemasaran yang dilakukan lebih didominasi dengan adanya foto visual produk tersebut, selanjutnya ada Tiktok, dimana platform ini lebih menekankan kepada bentuk visual dan video, menghasilkan konten yang lebih informatif dengan didukungnya video dalam pemasaran produk tersebut. Lalu selanjutnya ada Facebook yang menekankan bentuk pemasaran visual dan teks, kombinasi ini saling mendukung dalam pemasaran digital, yaitu dengan adanya teks dalam pemasaran dapat memperkuat visual yang ditampilkan dalam platform Facebook tersebut.

Dengan adanya perbedaan karakteristik dari masing-masing platform tersebut dapat mempermudah bagi pelaku usaha untuk menentukan strategi pemasaran seperti apa yang akan dilakukan. Dimana strategi pemasaran harus sesuai dengan karakteristik platform tersebut untuk dapat menjangkau konsumen jauh lebih luas. Tidak hanya itu, melakukan kombinasi stategi secara tepat dapat meningkatkan pemasaran digital di platform tersebut, sehingga konsumen dapat lebih tertarik dengan produk yang dijual serta pesan yang ingin disampaikan dapat tepat sasaran dengan target pasar yang dituju.

Media Sosial sebagai Solusi Kreatif

Pada tahun 2020 lalu menjadi tahun yang sangat sulit bagi sebagian masyarakat Indonesia, bahkan semua masyarakat turut merasakan dampak yang sangat luar biasa, hal ini dikarenakan berkembangnya virus corona yang mulai memasuki Indonesia sekitar bulan Maret tahun 2020 lalu. Masuknya virus corona ke Indonesia sangat mempengaruhi aktivitas masyarakat yang berdampak pada perkembangan ekonomi yang terjadi di Indonesia.

Tentu keadaan tersebut menambah kesulitan dan beban bagi pelaku usaha (Wahyudi, dkk, 2020). Hal ini dikarenakan pada saat pandemi banyak sekali masyarakat yang turut menjadi korban dari virus corona tersebut, sampai mengakibatkan banyak korban jiwa. Sehingga untuk menekan angka korban jiwa, pemerintah melakukan berbagai kebijakan yang dapat membantu mengatasi dan meminimalisir perkembangan virus corona di Indonesia.

Seperti menjaga jarak, mengurangi kerumunan, mengurangi mobilitas, dan bahkan lockdown. Kebijakan-kebijakan tersebut tidak hanya memberikan dampak positif bagi masyarakat karena bisa mencegah dan meminimalisir untuk terkena virus corona, namun juga memberikan dampak negatif pada perkembangan ekonomi.

Sehingga perlu mencari solusi dari permasalahan besar ini. Media sosial menjadi solusi alternatif yang digunakan untuk mendorong kembali perekonomian masyarakat. Menurut Gunelius, strategi pemasaran melalui media sosial menjadi kunci keberhasilan, antara lain content Creation, Content Sharing, Connecting, dan Community Building.

Empat elemen tersebut mencangkup bagaimana konten tersebut dibuat dengan semenarik mungkin, penyebaran konten tersebut untuk mencapai jumlah audiens yang luas, memungkinkan seseorang dipertemukan dengan orang yang memiliki fokus yang sama, serta membangun komunitas yang memiliki kesamaan dalam minat dan fokus. Beradaptasi dengan perkembangan teknologi salah satunya media sosial untuk memperbaiki dan meningkatkan ekonomi menjadi hal yang harus dilakukan, karena dengan adanya media sosial ini sangat mempengaruhi perilaku konsumen.

Terlebih lagi untuk para pelaku usaha yang harus bisa beradaptasi dengan media sosial untuk bisa memasarkan produk dari jarak jauh dengan konsumen. Dengan menerapkan strategi pemasaran melalui media sosial, pelaku usaha dapat dengan mudah untuk mencapai target pasar yang ingin dituju, Kemudahan dalam mencapai target pasar pun sejalan dengan dampak positif dari adanya media sosial, karena dengan media sosial informasi apapun dapat menyebar dengan cepat, terlebih lagi dengan perilaku konsumen yang menginginkan sesuatu yang cepat dan mudah sehingga pemasaran digital ini menjadi sesuatu yang sangat disukai oleh para konsumen, karena ini memberikan kecepatan dalam mendapatkan informasi, salah satunya mengenai produk dan kemudahan dalam berbelanja.

Kecepatan tersebut membuat media sosial seringkali menjadi tempat trentren pertama kali muncul. Media sosial dan platform digital lainnya sering kali menjadi tempat pertama dimana tren baru muncul, dan pengusaha yang dapat menangkap dan merespon tren ini lebih cepat daripada pesaing mereka sering kali berada dalam posisi yang lebih baik untuk sukses. Untuk itu perlu sekali pelaku usaha untuk bisa membaca apa saja yang lgi tren di media sosial, dan apa yang konsumen inginkan, terkadang konsumen akan mudah terpengaruh dengan apa yang ditampilkan di media, serta seringkali masyarakat mengalami FOMO (Fear of Missing Out), yang dimana ini adalah kondisi seseorang merasa cemas dan takut ketinggalan mengenai suatu informasi ataupun tren yang sedang popular, sehingga sering kali masyarakat tersebut mengikuti tren terbaru di media sosial dikarenakan FOMO.

Tantangan dan Solusi Pemasaran Digital Melalui Media Sosial

Pemasaran digital melalui media sosial, tidak terus berjalan lancar, ada kalanya mengalami tantangan atau kendala, salah satunya adalah persaingan yang ketat, seperti yang diketahui media sosial menjadi platform yang sangat mudah untuk akses oleh masyarakat, baik anak-anka, rewaja, dan dewasa, sehingga tidak menutup kemungkinan makin banyak pelaku usaha yang mencoba untuk memasarkan produknya melalui media sosial, dengan biaya yang relative mudah, pelaku usaha dapat menjangkau masyarakat luas, jika tidak mampu untuk melakukan evaluasi dan inovasi, maka pelaku usaha tersebut tidak akan dapat bersiang dengan pelaku usaha lainnya. Selain itu tidak hanya persaingan yang ketat sebagai sebuah tantangan pemasaran digital di media sosial, namun juga kesulitan menjaga konsistensi dan kualitas konten juga menjadi tantangan yang sering kali dihadapi oleh pelaku usaha.

Karena manajemen media sosial untuk sebuah pemasaran digital tidak lah mudah, pelaku harus memiliki penjadwalan untuk melakukan publish, sehingga konsistensi konten dapat terjaga dan stabil. Untuk mengatasi tantangan tersebut, diperlukan sebauh solusi yang dapat mengatasi tantangan itu, seperti pengembangan inovasi yang dapat menarik konsumen lebih banyak, serta meingkatkan kepercayaan konsumen kepada produk yang dipasarkan, seperti bekerjasama dengan influencer, influencer ini bisa dimulai dari influencer mikro, namun perlu digarisbawahi, untuk bekerja sama dengan influencer ini harus sesuai dan selaras antara produk yang dipasarkan dengan influencer yang memang fokus dalam bidang produk tersebut. Namun jika tidak sesuai maka tidak akan berdampak signifikan terhadap produk tersebut, walaupun viewers nya tinggi, hal ini dikarenakan audiens yang mendukung bukanlah target pasar yang dituju oleh produk tersebut. Selanjutnya bisa dilakukan dengan pembuatan kalender perencanaan konten sehingga pembuatan dan publikasi konten akan tetap konsisten dan terjadwal. Selanjutnya konten yang lebih interaktif juga diperlukan untuk menarik dan meningkatkan kepercayaan konsumen, seperti review, QnA, ataupun giveaway yang dapat menarik konsumen terhadap produk yang dipasarkan. Sehingga pemasaran dapat berjalan dengan baik dan tetap berdaya saing tinggi.

DAFTAR PUSTAKA

Ulfia, Rahmi, Syaifuddin Yana. 2024. Pengaruh Media Sosial dalam transformasi Pemasaran Digital.[Diakses Pada 7 Februari 2025] https://jurnal.jomparnd.com/index.php/jp/article/view/1123/904

Wahyudi, Mukrodi, et al. 2022. Mengenal Pemasaran Digital dan Market Place: Solusi Meningkatkan Penjualan di Masa Pandemi Covid-19 [Diakses Pada 7 Februari 2025] https://ojs.pseb.or.id/index.php/pkm/article/view/237/143

Arief Wibowo, Widi Wahyusi, Dyah Retno Utari. 2021. Media Sosial Sebagai Solusi pemasaran UMKM Yang Adaptif di Masa Pandemi Covid-19. [Diakses Pada 7 Februari 2025] https://journal.lppmunindra.ac.id/index.php/pkm/article/view/8148/4475

Wa Ode Nursaaha Rajuddin. 2024. Transformasi Kewirausahaan Melalui Platform Digital dan Media Sosial. [Diakses Pada 7 Februari 2025] https://www.journal[1]stiehidayatullah.ac.id/index.php/jimp/article/view/495/411

 

About the author

Redaksi TabikPun

Add Comment

Click here to post a comment

Tinggalkan Balasan

IKLAN

IKLAN

%d blogger menyukai ini: