Lampung Utara News

102 Pejabat Eselon III dan Eselon IV Lampura Dilantik

Sebanyak 102 pejabat saat menjalani prosesi pelantikan di GOR Stadion Sukung Kotabumi. (Adi/Yono)

LAMPUNG UTARA – Sebanyak 102 Pejabat Administrator (Eselon III) dan Pejabat Pengawas (Eselon IV) diambil sumpah jabatan oleh Sekdakab Lampung Utara (Lampura) di Gedung Olah Raga (GOR) Stadion Sukung Kotabumi, Rabu (9/3/2021).

Dalam sambutannya, Sekda Lampura Drs. Hi. Lekok, MM., mengatakan, pelantikan pejabat merupakan bagian dari manajemen pemerintahan dalam rangka mengisi kelengkapan jabatan di seluruh lini struktur Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Sebagai Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas harus dapat mendukung tugas-tugas pimpinannya dalam rangka untuk menjawab dinamika dan perkembangan zaman, melalui kerja keras dan kerjasama yang kompak, serta memberikan pelayanan secara prima kepada masyarakat,” kata Sekda Lekok mewakili Bupati Lampura Hi. Budi Utomo.

Jika berbicara tentang kekompakan, lanjut dia, maka sama artinya dengan berbicara tentang kerjasama tim. Untuk itu, ada baiknya kita mencontoh kerjasama tim yang ada pada permainan sepak bola.

Pertama, kata Sekda mengibaratkan, pemain sepak bola bermain karena memiliki dan memahami visi untuk mencapai tujuan yang sama yaitu memasukan gol sebanyak-banyaknya ke gawang lawan. Hal ini juga perlu ada di dalam sebuah organisasi.

“Apapun jabatan atau kedudukannya tanpa memahami visi dan misi organisasinya, maka hanya akan bekerja secara asal. Bekerja hanya dijadikan sebatas rutinitas belaka dan hanya sebagai formalitas gugur kewajiban saja, tanpa menginginkan sebuah pencapaian,” ujar Sekda.

Kedua, sepak bola mengajarkan akan pentingnya persatuan dan kesatuan tim. Meskipun setiap pemain memiliki posisi dan memiliki Iatar belakangnya yang berbeda-beda, namun untuk meraih kemenangan maka para pemain harus maksimal bekerjasama, tidak bisa bermain sendiri-sendiri.

Ketiga, sambungnya, sepak bola mengajarkan pentingnya membangun kepercayaan dan sikap saling menghormati antar sesama rekan dalam tim. Baik pemain sayap, gelandang, bek, kiper, maupun striker harus percaya dan menghormati tugas posisinya masing-masing.

“Dalam pemerintahan, setiap orang harus menghormati orang yang dipercaya untuk mengemban tugas dan tanggung jawabnya, serta perlu ada sikap saling mendukung dan saling percaya,” bebernya.

Keempat, dalam sepak bola perlu adanya saling pengertian dan berkomunikasi antar pemain. Komunikasi menjadi syarat dan kekuatan utama dan paling penting dalam organisasi.

“Itulah beberapa pelajaran penting yang dapat kita ambil dari permainan sepakbola untuk kita terapkan dalam pelaksanakan tugas-tugas pemerintahan dan pembangunan ini,” jelas Sekda.

Untuk itu, Sekda mengajak seluruh Pejabat yang telah dilantik tersebut untuk bersama-sama meningkatkan kinerja dalam menjalankan roda pemerintahan dan tugas pembangunan agar apa yang menjadi harapan masyarakat dapat kita wujudkan dengan baik dan optimal.

“Pesan saya, hindari korupsi, kuasai Tupoksi masing-masing serta layani masyarakat dengan sepenuh hati,” pungkasnya. (Adi/Yono)

About the author

Redaksi TabikPun

Add Comment

Click here to post a comment

Tinggalkan Balasan

IKLAN

IKLAN

%d blogger menyukai ini: