Lampung Tengah News

Saat Banjir, Ban Dalam Bekas Terasa Sangat Berharga

Warga Mojopahit tengah membantu pengendara motor menyebrang menggunakan ban dalam mobil yang di atasnya diikatkan papan. (Mozes)

Lampung Tengah – Meluapnya air dari Sungai Way Kalianda di Jalan Panggung Asri menuju Kampung Mojopahit Kecamatan Gunung Sugih, Lampung Tengah (Lamteng) memutus akses kendaraan untuk melintas. Namun ada cara unik warga setempat untuk membantu para pengedara motor menyebrangi jalan menghindari air.

Caranya terbilang unik dan mudah, hanya dengan ban dalam Fuso warga membantu pengendara menyebrangi jalan yang tergenang air luapan sungai tersebut. Ditambah dengan selembar papan kayu lalu di ikat degan tali tambang, cukup untuk membantu puluhan orang berikut kendaran bermotor nya menyebrang sampai kedaratan yang tidak digenagi air.

Gagasan tersebut datang dari Manda Ari (30) salah satu warga Kampung Panggug Asri. Cara ini yang iya buat untuk masyarakat yang ingin menyebrang melewati luapan air yang disebab kan oleh hujan deras kurang lebih 7 jam pada malam Jumat kemarin.

”Awalnya kami kasihan karena bayak orang yang ingin melanjukan perjalannya karena air ini. Kemudian secara sukarela kami beli ban dalam mobil sebagai alat utama membantu menyebrang,” ulasnya.

Upaya tersebut sebagai bentuk pertolongan warga setempat kepada para pengendara agar bisa secepatnya sampai ditujuan. Tanpa harus memutar arah mencari jalan alternatif yang lebih memakan waktu.

”Kami berharap, semoga pemerintah setempat bisa lebih sigap memberikan pertolongan jika terjadi musibah seperti ini. Juga dalam hal pencegahan. Supaya kalau hujan deras datang tidak banjir begini lagi,” tutupnya. (Mozes)

 

About the author

Redaksi TabikPun

Add Comment

Click here to post a comment

Tinggalkan Balasan

IKLAN

IKLAN

%d blogger menyukai ini: