Metro – DPRD Kota Metro akan menganggarkan penambahan komputer bagi SMP di APBD-P 2018. Menyusul masih banyaknya SMPN di Bumi Sai Wawai yang kekurangan komputer untuk dapat melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).
Ketua DPRD Kota Metro Anna Morinda mengatakan, setelah meninjau beberapa SMP yang melaksanakan UNBK, kebanyak SMP tersebut masih kekurangan komputer. Seperti di SMPN 2 yang meminjam komputer SMKN 3 untuk melaksanakan UNBK.
“SMP 2 itu sudah melaksanakan UNBK sendiri, hanya belum punya komputer. Minimal SMP 2 harus punya 61 unit komputer agar tidak meminjam tempat lagi. Tetapi tetap harus bergantian pakainya,” paparnya, Senin (23/4/2018).
Sistem bergantian juga diterapkan di SMPN 4 dan SMP Xaverius yang sudah memiliki unit komputer sendiri. Karena jumlah unit komputer masih belum memadai.
“Jadi satu anak belum satu komputer. Mereka harus bergantian. Karena anak-anak disetiap sekolah itu jumlahnya di atas 170 orang. Kalau dari tinjaun hari ini, unit komouter di SMPN 4 dan Xaverius cukup, walaupun harus bergantian pakainya,” jelasnya.
Melihat kebutuhan tersebut, lanjut dia, DPRD Kota Metro pasti menyetujui usulan pengadaan komputer yang diusulkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud). Mengingat sebagai Kota Pendidikan, Kota Metro selayaknya menjadi contoh daerah lain pada pelaksanaan UNBK di Lampung.
“Dinas Pendidikan sudah ada jumlah anggaranya, sekitar Rp 5,9 miliar untuk pengadaan komputer ini. Uangnya ada kok, mungkin akan dianggarkan di APBD Perubahan. Jadi di 2019 SMP tidak perlu menumpang sekolah lain lagi,” bebernya.
Ia meminta semua pihak dapat ikut mengawasi pengadaan komputer bagi SMP ini. Sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti kualitas barang yang tidak standart.
“Soal pengawasan sudah saya bicarakan kok sama bu kadis, beliau juga sepakat. Bahkan Dinas Pendidikan mau pakai e-katalog dipengadaan komputer ini. Nah, saya harap teman-teman media juga mau membantu mengawasinya,” tukasnya.
Senada diutarakan Walikota Metro Achmad Pairin, ia memastikan pada 2019 semua Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Metro akan bisa melakukan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) secara mandiri.
Dijelaskannya, tahun 2018 ini, Pemkot Metro sudah menganggarkan dana sekitar 6 millyar untuk pengadaan komputer di SMP baik itu negeri maupun swasta.
“Insyaallah cukup untuk semua SMP negeri maupun swasta. Kita harus adil jadi semua SMP, makanya kalau anggaran kurang saya minta untuk ditambah. Jadi 2019 tidak ada lagi SMP yang menumpang untuk UNBK,” jelas dia, Jumat (20/4). (Adv)















Add Comment