LAMPUNG UTARA – Zafira Ababil anak berusia 12 tahun warga Komi Kelurahan Kotabumi Ilir Lampung Utara (Lampura) harus dirujuk dari RSUD Ryacudu ke RSUD Abdul Moeloek lantaran panas tinggi diduga akibat demam berdarah dengue (DBD), Kamis (27/12/2018).
Pihak RSUD Ryacudu tidak berani ambil resiko melihat kondisi Zafira yang tak kunjung membaik setelah dirawat semalam di rumah sakit plat merah tersebut. Sebelumnya Bilal Abadi adik Zafira dan tetangganya juga dirawat, beruntung kondisinya keduanya sudah membaik.
Junaidi orang tua Zafira mengatakan, anaknya dibawah ke RSUD Abdul Moeloek lantaran pihak RSUD Ryacudu Kotabumi tak sanggup menanginya. ”Panas terlalu tinggi, takut pembulu otaknya pecah,” katanya dengan wajah cemas di atas ambulan.
Sayangnya Kepala Ruangan Anak Indah tidak mau memberikan keterangan terkait kondisi Zafira. Padahal Humas RSUD Ryacudu telah memperkenankan awak media untuk menggali informasi. (Adi)
Zafira Ababil anak berusia 12 tahun warga Komi Kelurahan Kotabumi Ilir Lampung Utara (Lampura) harus dirujuk dari RSUD Ryacudu ke RSUD Abdul Moeloek lantaran panas tinggi diduga akibat demam berdarah dengue (DBD), Kamis (27/12/2018).
Pihak RSUD Ryacudu tidak berani ambil resiko melihat kondisi Zafira yang tak kunjung membaik setelah dirawat semalam di rumah sakit plat merah tersebut. Sebelumnya Bilal Abadi adik Zafira dan tetangganya juga dirawat, beruntung kondisinya keduanya sudah membaik.
Junaidi orang tua Zafira mengatakan, anaknya dibawah ke RSUD Abdul Moeloek lantaran pihak RSUD Ryacudu Kotabumi tak sanggup menanginya. ”Panas terlalu tinggi, takut pembulu otaknya pecah,” katanya dengan wajah cemas di atas ambulan.
Sayangnya Kepala Ruangan Anak Indah tidak mau memberikan keterangan terkait kondisi Zafira. Padahal Humas RSUD Ryacudu telah memperkenankan awak media untuk menggali informasi. (Adi)Zafira Ababil anak berusia 12 tahun warga Komi Kelurahan Kotabumi Ilir Lampung Utara (Lampura) harus dirujuk dari RSUD Ryacudu ke RSUD Abdul Moeloek lantaran panas tinggi diduga akibat demam berdarah dengue (DBD), Kamis (27/12/2018).
Pihak RSUD Ryacudu tidak berani ambil resiko melihat kondisi Zafira yang tak kunjung membaik setelah dirawat semalam di rumah sakit plat merah tersebut. Sebelumnya Bilal Abadi adik Zafira dan tetangganya juga dirawat, beruntung kondisinya keduanya sudah membaik.
Junaidi orang tua Zafira mengatakan, anaknya dibawah ke RSUD Abdul Moeloek lantaran pihak RSUD Ryacudu Kotabumi tak sanggup menanginya. ”Panas terlalu tinggi, takut pembulu otaknya pecah,” katanya dengan wajah cemas di atas ambulan.
Sayangnya Kepala Ruangan Anak Indah tidak mau memberikan keterangan terkait kondisi Zafira. Padahal Humas RSUD Ryacudu telah memperkenankan awak media untuk menggali informasi. (Adi)
Menyukai ini:
Suka Memuat...
Add Comment