LAMPUNG SELATAN – Segenap jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama Kepolisian Resort Lampung Selatan (Polres Lamsel) menggelar Konferensi pers terkait penutupan jalan Pesisir Rajabasa pasca terjadinya Tsunami Lamsel, Minggu (30/12/18).
Konferensi pers yang digelar di Posko penanggulangan bencana, di halaman rumah Dinas Bupati Lamsel tersebut dihadiri langsung oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Hukum Danny Politik, Priyanto Putro, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Supriyanto, Kasatlantas Polres Lamsel, AKP Reza Khomeini, Kadis Perhubungan, Anasrullah, Kadis Kominfo, Sepri Masdian.
“Esok hari (hari ini, red) akan dilakukan percepatan pengerjaan puing-puing pasca Tsunami, jadi akan diadakan rekayasa lalu lintas, dari pukul 08.00 – 11.00 WIB akan ditutup oleh Kementerian PUPR, selanjutnya dari pukul 11.00 – 14.00 WIB itu istirahat dan diberlakukan satu jalur, dari pukul 14.00 – pukul 17.00 WIB kembali diberlakukan penutupan. Selanjutnya dari sore hingga malam jalur diberlakukan normal,” ujar Reza Khomeini.
“Kendaraan Yang boleh lewat hanya kendaraan pengangkut bantuan, ambulance, kendaraan TNI-POLRI, serta alat berat lainnya dari Kementerian PUPR” imbuhnya.
Dari pantauan yang berhasil dihimpun, selain penutupan jalan, akan diberlakukan juga rekayasa lalu lintas dengan satu arah, yaitu kendaraan masuk melalui Kalianda dan keluar melalui Desa Gayam yang berada di Kecamatan Penengahan. (Cindi)
Segenap jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama Kepolisian Resort Lampung Selatan (Polres Lamsel) menggelar Konferensi pers terkait penutupan jalan Pesisir Rajabasa pasca terjadinya Tsunami Lamsel, Minggu (30/12/18).
Konferensi pers yang digelar di Posko penanggulangan bencana, di halaman rumah Dinas Bupati Lamsel tersebut dihadiri langsung oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Hukum Danny Politik, Priyanto Putro, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Supriyanto, Kasatlantas Polres Lamsel, AKP Reza Khomeini, Kadis Perhubungan, Anasrullah, Kadis Kominfo, Sepri Masdian.
“Esok hari (hari ini, red) akan dilakukan percepatan pengerjaan puing-puing pasca Tsunami, jadi akan diadakan rekayasa lalu lintas, dari pukul 08.00 – 11.00 WIB akan ditutup oleh Kementerian PUPR, selanjutnya dari pukul 11.00 – 14.00 WIB itu istirahat dan diberlakukan satu jalur, dari pukul 14.00 – pukul 17.00 WIB kembali diberlakukan penutupan. Selanjutnya dari sore hingga malam jalur diberlakukan normal,” ujar Reza Khomeini.
“Kendaraan Yang boleh lewat hanya kendaraan pengangkut bantuan, ambulance, kendaraan TNI-POLRI, serta alat berat lainnya dari Kementerian PUPR” imbuhnya.
Dari pantauan yang berhasil dihimpun, selain penutupan jalan, akan diberlakukan juga rekayasa lalu lintas dengan satu arah, yaitu kendaraan masuk melalui Kalianda dan keluar melalui Desa Gayam yang berada di Kecamatan Penengahan. (Cindi)
Menyukai ini:
Suka Memuat...
Add Comment