Metro News

Pagelaran Wayang Kulit Meriahkan HUT Metro ke-82

Ketua Kagama Kota Metro dr. Suradi Sujarwo saat memberikan sambutan pada gelaran Wayang Kulit di Samber Park. (Misaf)

METRO – Merayakan HUT Kota Metro ke-82, Keluarga Alumni Gadjah Mada (KAGAMA) menggandeng Pemerintah Kota (Pemkot) Metro menggelar Wayang Kulit di Samber Park, Sabtu (3/8/2019) malam.

Pembukaan Wayang Kulit dihadiri Wakil Walikota Metro Hi. Djohan, Ketua DPRD Anna Morinda, dan masyarakat pecinta wayang kulit dari berbagai penjuru Lampung. Pembukaan acara tersebut turut menampilkan seni budaya berupa Tari Sembah dan Cipat Cipit dari Sanggar Srikandi.

Dilanjut pembagian dorprize diberikan kepada seluruh partisipan yang turut memeriahkan perayaan tersebut. Ketua Kagama, dr. Suradi Sujarwo menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia pelaksana hingga pagelaran wayang kulit dapat terselenggara secara efisien.

“Terima kasih Pemkot Metro, komunitas onthel se-Lampung, dan seluruh masyarakat karena telah berkenaan terlibat sekaligus meramaikan acara pada malam ini. Kami menyediakan jajanan gratis bagi para pengunjung agar dapat lebih menikmati penampilan wayang kulit dengan santai,” ujarnya dalam sambutan.

Sementara Wakil Walikota Metro Djohan mengapresiasi atas terselenggaranya acara tersebut. Ia juga berharap acara ini dapat menjadi wadah yang mampu menggugah semangat kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan evaluasi atas apa yang telah dikerjakan Pemkot.

“Saya mewakili Pemkot Metro sangat apresiasi atas terselenggaranya acara ini. Harapan kami dengan digelarnya acara ini dapat menggugah semangat kesatuan NKRI sekaligus evaluasi atas apa yang telah dikerjakan Pemkot. Kami mengajak seluruh pikah sampai dengan masyarakat untuk membangun Metro secara kolektif, dan kami mengucapkan banyak terima kasih atas kerja keras semua pihak sejauh ini dalam pembangunan Kota Metro,” jelasnya.

Djohan juga mengajak masyarakat agar dapat bekerja kolektif secara optimal sesuai dengan bidang masing-masing dalam bentuk upaya mewujudkan Kota Metro lebih baik. Pantauan di lokasi, masyarakat sangat terhibur dengan adanya pagelaran budaya dan wayang kulit.

“Hiburan wayang kulit adalah kegaitan yang apik. Kegiatan budaya semacam ini harus dilestarikan. Harapan ke depannya acara budaya semacam ini bisa lebih banyak lagi, tidak hanya wayang kulit, tapi tradisi tari dan pertunjukan budaya dari berbagai suku di Indonesia dapat ikut mewarnai dalam acara,” kata Nanda, Warga Kota Gajah, Lampung Tengah. (Msf)

About the author

Redaksi TabikPun

Add Comment

Click here to post a comment

Tinggalkan Balasan

IKLAN

IKLAN

%d blogger menyukai ini: