Metro News

GMBI Siap Kawal Mufti-Saleh Menuju Metro Bahagia

Calon Wali Kota Metro Mufti Salim menandatangani kontrak kerja dengan Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Kota Metro. (Ist)

METRO – Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Kota Metro kontrak kerja dengan Calon Wali Kota Metro Ahmad Mufti Salim, Lc.,MA. Kerjasama mengukuhkan niat GMBI untuk memenangkan Mufti-Saleh di Pilkada 9 Desember mendatang.

Ketua LSM GMBI Kota Metro Eko Joko Susilo mengatakan, poin dalam perjanjian kerjasama dengan Mas Mufti merupakan aspirasi msyarakat bawah, Pengurus, dan Anggota LSM GMBI Kota Metro.

“Metro ini butuh pemimpin yang benar. Berilmu tapi juga benar. Setelah kami cek ke bawah, ternyata suara masyarakat bawah adalah mereka ingin bahagia. Dan program-program yang Mas Mufti tuangkan, banyak yang langsung menyentuh masyarakat. Maka mulai hari ini, kita sepakat untuk memenangkan Mas Mufti,” ujar Eko dalam sambutannya pada FGD dan Penandatanganan Nota Kesepemahaman di Vintage, Rabu (4/11/2020).

Eko juga menegaskan agar seluruh Anggota dan Pengurus GMBI Kota Metro untuk memenangkan pasangan calon nomor urut 2 Mufti Salim-Saleh Chandra, menuju Metro Bahagia.

“Mas Mufti meminta GMBI untuk terlibat dalam pembangunan di Kota Metro, ini merupakan terobosan yang baik. Karena aspirasi dari bawah sangat luar biasa, tapi selama ini tidak tercover oleh pemerintah. Untuk itu kita sepakat dan kompak memenangkan Mufti-Saleh,” ujar Eko disambut seruan siap! seluruh Anggota dan Pengurus LSM GMBI.

Kesempatan yang sama, Mufti Salim mengaku siap berbuat sekuat tenaga untuk memperbaiki Kota Metro ke depan. Karena menurut Mufti, program kerja yang disiapkan sudah berdasarkan aspirasi dari bawah sesuai dengan hasil keliling turun ke lapangan.

“Kalau kita hitung APBD Metro dan Bandarlampung dengan rasio jumlah penduduk dan luas wilayah, harusnya Kota Metro itu bisa lebih sejahtera dibandingkan Bandar Lampung. Hal ini yang menjadi dasar kita untuk memajukan Kota Metro. Ojo sampe pameo deso wis liwat, kuto rung tekan muncul saat Mufti menjadi Wali Kota Metro,” tegasnya.

 

Berikut Beberapa Poin dalam Perjanjian Kerjasama GMBI dan Mufti:

 

  1. Bersedia melibatkan LSM GMBI Distrik Kota Metro dalam rangka proses perencanaan pengambilan kebijakan Wali Kota Metro jika Mufti Salim menjadi Wali Kota Metro Periode 2021-2025.

  2. Jika terpilih, GMBI meminta tidak ada dendam politik terhadap individu atau kelompok, misal kalah suara di salah satu kecamatan maka pembangunan wilayah tersebut di anak tirikan, kami harap hal itu tidak terjadi, namun harus lebih berkomitmen dalam pemerataan pembangunan, perencanaan dan pelaksanaan.

  3. Mengutamakan pengusaha-pengusaha asli Kota Metro terutama dalam proses pembangunan infrastruktur, serta menciptakan pertumbuhan ekonomi melalui kelompok-kelompok usaha dengan terwujudnya kemakmuran bagi warga Kota Metro.

  4. Menindak tegas dengan pola terintergrasi dengan pihak aparat penegak hukum untuk membahas koperasi liar/rentenir yang sudah meresakan warga Kota Metro. Karena Metro Bahagia tanpa rentenir.

  5. Melakukan penataan melalui pola inventarisir aset-aset Kota Metro, pengelolaan tanah bengkok yang bisa dikelola oleh warga sekitar, sehingga mempunyai nilai manfaat dari nilai segi ekonomi, sosial, dan budaya. Sehingga muaranya pada Pendapatan Asli Daerah (PAD).

  6. Siap berani terbuka dalam pengelolaan dana CSR perusahaan yang ada di Kota Metro, yang mana dalam hal ini tepat sasaran.

  7. Bekerjasama dengan LSM GMBI Distrik Kota Metro untuk mewujudkan butir 1-6 poin diatas. (Red)

About the author

Redaksi TabikPun

Add Comment

Click here to post a comment

Tinggalkan Balasan

IKLAN

IKLAN

%d blogger menyukai ini: