LAMPUNG UTARA – Hari Jadi Lampung Utara (Lampura) ke-75 diwarnai demonstrasi, Selasa (15/6/2021). Bahkan massa sempat menghadang mobil dinas Bupati Lampura Budi Utomo usai menghadiri Rapat Paripurna Hut ke 75 di Kantor DPRD.
Alhasil, bentrok antara massa dan aparat tidak terhindarkan, dimana massa menghadang bupati untuk meminta kesempatan berdialog. Namun upaya massa ingin memberhentikan laju kendaraan tak membuahkan hasil, bupati tetap melanjutkan perjalanannya.
Situasi kian memanas saat aparat keamanan berusaha menghalau pendemo menghadang mobil bupati. Sehingga sempat terjadi bentrok antara pendemo dan polisi.
Bentrok kembali berlanjut saat Kapolres AKBP Bambang Yudo Martono berusaha meredam situasi. Lantaran selisih paham antara Kapolres dan pendemo, kedua pihak terlibat saling dorong. Meski sempat bentrok, tak ada korban luka dari kedua belah pihak.
Diketahui, pengunjuk rasa yang mengatasnamakan Pemuda Pemudi Lampung Utara (PPLU), dikomandoi Ade Chandra berunjuk rasa menyikapi sejumlah persoalan yang terjadi di Lampura. Mereka meminta Kepala Daerah memaksimalkan kinerja aparaturnya. Bupati juga diminta untuk menyelesaikan persoalan krusial yang ada di kabupaten saat ini. (Adi/Yono)















Add Comment