www.tabikpun.com, Metro – Dua tahun mengalami gangguan pembicaraan dan sakit pada tenggorokan, membuat Laela pasrah menjalani hidup. Diberhentikan dari pekerjaan dan menjalani pengobatan alternatif. Inilah yang cuma bisa dilakukan pria 41 tahun tersebut.
Ditemui di rumah geribiknya di RW 9, Kelurahan Yosorejo, Metro Timur, Kota Metro, bapak tiga anak ini hanya mampu menitikkan air mata mendengar perbincangan Tabikpun.com bersama istrinya Martini, perihal penyakit yang dideritanya.
Mantan office boy pada salah satu bank di Bumi Sai Wawai itu hanya bisa sesekali mengusap pipi yang telah digenangi air matanya. Laela kini tidak lagi bisa berbicara. Penyakitnya menyebabkan ia sulit untuk berkata-kata.
Martini mengurai, dari hasil analisis dokter, suaminya didiagnosa mengidap neoplasma maligna nasofaring, penyakit kanker yang tergolong jarang dalam kelompok kanker kepala dan leher (wikipedia). Dimana bisa berkembang pada bagian mata, telinga, kelenjar leher, hingga otak.
Keganasan penyakit tersebut pun telah menjalar pada bagian leher dan wajah sebelah kanan Laela, yang mengalami bengkak hampir sebesar bola voli. “Mulai membesar itu sekitar setahun ini. Kalau rasa sakit dan keluhan sudah dua tahun,” tutur Martini, Rabu (18/1).
Laela sendiri sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Mardi Waluyo dengan menggunakan KIS (Kartu Indonesia Sehat). Kemudian dirujuk ke RSUD Ahmad Yani Metro dan kembali dirujuk ke RSUD Abdoel Muluk Bandar Lampung.
Meski dibantu menggunakan KIS, dirinya tidak melanjutkan proses penggobatan tersebut. Karena keterbatasan biaya untuk pengeluaran selama pengobatan. Kondisi itu memicu penyakitnya berkembang semakin parah.
“Ya cuma bisa pengobatan alternatif saja. Sesekali beli obat apotik. Bingung. Pasrah. Cuma bisa menanti keajaiban. Kita enggak tahu lagi mau gimana. Kata dokter harus segera operasi. Tapi kita tidak ada biaya. Bapak sudah enggak kerja. Kami orang susah,” terang ibu rumah tangga tersebut.
Perempuan 37 tahun itu hanya bisa berharap, keajaiban bisa benar-benar terjadi untuk kesembuhan suaminya. Sehingga bisa kembali menjadi tulang punggung keluarga. Serta menantikan uluran kasih para dermawan.
“Sekarang untuk hidup saja kita cuma bisa mengandalkan bantuan dari keluarga dan tetangga. Saya cuma bisa berdoa untuk kesembuhan bapak. Supaya bisa kembali kerja seperti dulu,” harapnya seraya menyeka air mata.
Adapun para dermawan yang ingin membantu Laela, dapat menyalurkan melalui rekening BCA nomor rekening 117 0804 437 atas nama Kumala, salah satu keluarga Laela. Para donatur juga bisa melakukan konfirmasi ke nomor handphone 081369580796.(ga)















Add Comment