www.tabikpun.com, Metro – Penyebutan Partai Keadilan Sejahtara (PKS) sebagai Partai Keadilan Sosial ditanggapi sinis Ketua DPD PKS Kota Metro. Ia menilai berulang kali Walikota Metro Achmad Pairin melakukan kesalahan fatal kala memberikan sambutan dalam acara resmi.
”Karena belum lama masuk Kota Metro, mungkin beliau belum mengenal partai-partai disini. Bukan hanya PKS yang jadi korban salah sebut beliau, bahkan Kota Metro sering diganti Kabupaten saat memberikan sambutan resmi. Memalukan,” ketus Ketua DPD PKS Kota Metro Ahmad Khuseini saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Selasa (11/7).
Ia mengingatkan Walikota Metro agar jangan sampai tiga kali mengganti PKS menjadi Partai Keadilan Sosial. Ia mengaku siap bersilaturahmi ke kediaman Walikota untuk memaparkan secara gamblang apa kepanjangan dan siapa PKS.
”Kalau sampai tiga kali salah, perlu juga Ketum DPD PKS silaturahim kerumahnya. Untuk menjelaskan siapa PKS dan apa kepanjangan PKS,” tandasnya.
Sebelumnya Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kota Metro memprotes pandangan umum fraksi-fraksi atas penyampaian Raperda yang dibacakan Walikota Metro Achmad Pairin. Pasalnya, mantan Bupati Lampung Tengah (Lamteng) itu menyebut PKS sebagai Partai Keadilan Sosial.
Penyebutan PKS menjadi Partai Keadilan Sosial sontak membuat suasana Rapat Paripurna di ruang Sidang DPRD Kota Metro riuh tawa. Hal tersebut akhirnya menuai protes dari Ketua Fraksi PKS Yulianto yang mengaku kali kedua Walikota melakukan hal tersebut.
“Sudah dua kali saya dengar Walikota merubah Partai Keadilan Sejahtera menjadi Partai Keadilan Sosial. Karena itu harus saya luruskan. Kejadianya sama, waktu Rapat Paripurna seperti ini. Ya enggak masalah, namanya orang khilaf. Tapi aneh juga, masa membaca masih bisa salah,” sindirnya usai Rapat Paripurna, Selasa (11/7).
Menurutnya, merupakan hal yang wajar bila dirinya meluruskan ucapan walikota saat berlangsungnya Rapat Paripurna. Agar kesalahan membaca tersebut tidak terulang kembali.
“Manusia itukan tempatnya lupa dan salah, wajar saja. Tapi kalau sampai terjadi tiga kali, ya saya perlu klarifikasi lagi. Nah, ini saya sudah dengar dua kali, sebagai Ketua Fraksi saya perlu meluruskan,” tandasnya. (Ap)















Add Comment