Lampung Tengah News

Akibat Video Porno, MA Tega Cabul Anak Tiri Sejak SD Hingga SMA

Tersangka pencabulan anak dibawah umur berinisial MA kini diamankan Polsek Gunung Sugih. (Mozes)

LAMPUNG TENGAH – Pencabulan anak di bawah umur kembali terjadi di Lampung Tengah (Lamteng). Mirisnya, pelaku adalah ayah tiri korban dan perbuatan tersebut terjadi selama 9 tahun lamanya.

Tersangka berinisial MA (43) adalah warga Kecamatan Bumi Ratu Nuban. Terduga mengaku tega mencabuli putri tirinya sendiri lantaran  tak mampu menahan syahwat setelah menonton video porno.

Kapolsek Gunung Sugih, Iptu Widodo Rahayu, mewakili Kapolres Lamteng, AKBP Popon Ardianto Sunggoro menerangkan, tersangka MA ditangkap, Rabu (20/1) sekira pukul 21.45 WIB.

“Kita tangkap tersangka Kampung Bulusari. Ini berdasarkan laporan korban dan keluarganya dengan Laporan Polisi No.LP/38-B/I/2021/Polda Lpg/Res Lamteng/Sek Gunsu Tgl. 20 Januari 2021,” katanya, Sabtu (23/1/2021).

Dalam laporan korban, kata Widodo, tersangka kali terakhir mencabuli korban pada 14 Januari 2021 sekira pukul 22.00 WIB. Perbuatan cabul tersangka dilakukan ketika korban kupu kupu (17) (bukan nama sebenarnya) sedang tidur.

“Korban tidak kuasa melawan karena tersangka mengancam memukul jika cerita kepada orang lain,” ujarnya.

Widodo menjelaskan, tersangka melakukan perbuatan tersebut sejak korban kelas 3 SD hingga kelas XI SMA. Dimana hal tersebut terungkap ketika korban menceritakan perbuatan tersangka kepada neneknya.

“Modus tersangka mendatangi kamar korban dan mengajak berhubungan intim. Jika menolak, tersangka tak segan menendang dan menginjak korban,” katanya.

Dari pengakuan tersangka, sambungnya, dirinya tidak bisa menahan hawa nafsu setelah menonton video porno. “Tak bisa menahan hawa nafsu karena sering nonton video porno,” ungkapnya.

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 76 D Jo 81 dan 76 E Jo 82 UU RI No. 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Pemerintah Pengganti UU No.1/2016 tentang Perubahan Kedua atas UU RI No. 23/2002 tentang Perlindungan Anak.

“Tersangka terancam hukuman 15 hingga 20 tahun penjara,” tegasnya. (Mozes)

About the author

Redaksi TabikPun

Add Comment

Click here to post a comment

Tinggalkan Balasan

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

%d blogger menyukai ini: