Metro – Berdasarkan hasil penghitungan desk pilkada Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) partisipasi pemilih di Kota Metro menurun dibanding pemilihan walikota Metro.
Sekretaris Daerah Kota Metro Nasir AT menerangkan, dari suara masuk sebesar 37 persen, partisipasi pemilih terhitung sekitar 70 persen. Persentasi tersebut menurun jika dibandingkan pada Pilwakot Metro yang mencapai 76,26 persen.
”Berdasarkan data yang masuk dari tim monitoring, untuk tingkat partisipasi memang ada penurunan jika dibandingkan tahun sebelumnya. Dan temuan ini akan kita evaluasi, agar dapat diperbaiki pada Pileg, Pilpres, dan Pilwakot,” jelasnya di Kantor Kesbangpol, Rabu (27/6/2018).
Kepala Kesbangpol Nur Elman menambahkan, berdasarkan pantauan di TPS jumlah partisipasi pemilih di Kota Metro mencapai 70 persen. Namun persentasi tersebut baru berdasarkan 37 persen suara yang masuk ke Kesbangpol.
”Sejauh ini jumlah partisipasi masih 70 persen. Tetapi saya yakin jumlah partisipasi ini masih bisa meningkat lagi jika suara masuk sudah mencapai 100 persen,” kata dia.
Sementara berdasarkan hasil penghitungan desk pilkada Kesbangpol dengan suara masuk 37 persen, pasangan Arinal-Nunik unggul dengan perolehan suara 37,16 persen, disusul pasangan Herman HN-Sutono 26,96 persen. Kemudian Ridho Ficardo-Bachtiar Basri 24,08 persen dan pasangan Mustafa-Jajuli 11,80 persen. (Ga)















Add Comment