News Way Kanan

Diduga Korban Pembunuhan, Mayat ‘Gosong’ Gegerkan Warga Kampung Gistang

Warga Kampung Gistang, Kecamatan Blambangan Umpu, Kabupaten Way Kanan digegerkan penemuan mayat terbakar, Jumat (25/5/2018). (Dian Pirasta)

Way Kanan – Warga Kampung Gistang, Kecamatan Blambangan Umpu, Kabupaten Way Kanan digegerkan penemuan mayat terbakar, Jumat (25/5/2018). Korban diketahui bernama Ketut Sujana (24), warga Kampung Bali Sadhar Utara, Kecamatan Banjit.

Diduga pemuda tersebut adalah korban pembunuhan, karena sepeda motor Revo miliknya ditemukan sepuluh meter dari tubuh korban. Saat ditemukan, posisinya telentang dan tidak memakai pakaian selehai pun dengan kondisi terbakar dan kening berdarah.

Saat dihubungi via whatsApp, Kasat Reskrim Polres Way Kanan AKP Yuda Wiranegara  mengatakan, saat ini pihaknya masih mendalami penyebab kematian korban karena melalu otopsi hanya ditemukan luka bakar.

“Olah TKP sudah kami lakukan dan otopsi pun sudah dilakukan, namun ternyata harus dilakukan pemeriksan ke Labfor juga, karena hasil otopsi hanya menemukan luka bakar,” terangnya.

Sebelumnya Kepala Kampung Gistang Cik Agus mengatakan korban pertama kali ditemukan oleh keluarga korban di kebun orang tua korban di Dusun Way Limau. “Untuk memastikan penyebab kematian kami masih menunggu hasil autopsi dari RS Bayangkara,” kata Cik Agus, Sabtu (26/5/2018).

Sejumlah kerabat korban mengatakan, anak bungsu ini menghilang sejak Kamis (24/5/2018). “Sejak Kamis pagi memang tidak kelihatan dan kami tidak menyadiri kepergianya, karena kelurga sibuk mempersiapkan hari raya,” kata kerabat korban tersebut.

Menyadari korban tak pulang, pihaknya mencari ke berbagai tempat, namun tak membuahkan hasil. Keesokan harinya, keluarga mulai mencari Ketut ke kebun, karena hobi berburu. Pencarian berakhir, setelah keluarga menemukan Ketut tidak beryawa lagi dengan kondisi tidak berpakaian dan keadaan terbakar. (Dian)

 

About the author

Redaksi TabikPun

Add Comment

Click here to post a comment

Tinggalkan Balasan

IKLAN

IKLAN

%d blogger menyukai ini: