Lampung Tengah News

Dinilai Arogan, DPRD Lamteng Sebut PT. SBK Asal Bicara

DPRD Lampung Tengah menyesalkan komentar PT. SBK yang menilai kinerja Lintas Komisi pada sidak tersebut arogan. (Mozes)

LAMPUNG TENGAH – Komentar PT. SBK disalah satu media cetak mainstream yang menyebut sidak Lintas Komisi DPRD Lamteng arogan dan tidak memiliki surat tugas salah kaprah.  PT SBK juga dinilai asal bicara atas kinerja Wakil rakyat.

Anggota Komisi II DPRD Lamteng, Toni Sastra Jaya, S.H., M.H., pemberitaan tersebut terkesan menyudutkan, dengan penulisan para Anggota DPRD Lamteng melakukan sidak tanpa adanya surat tugas.

“Komisi II menyayangkan pemberitaan media Lampung Post dengan judul PT. SBK Sesalkan Arogansi Oknum DPRD. Itu tidak benar. Karena kami sebagai Anggota DPRD memiliki standar operasional prosedur (SOP). Dan saya beserta para wakil rakyat pada saat sidak ke PT. SBK tersebut telah mengantongi surat tugas,” tegasnya, Selasa (28/1/2020).

Namun ia sepakat terhadap komentar PT. SBK yang meminta penegakkan hukum terhadap persoalan tersebut. Dimana DPRD sudah meminta Satpol PP menghentikan sementara operasional PT. SBK karena belum mengantongi izin.

“PT.SBK sendiri sudah membuat pernyataan lisan bahwa mereka mengakui jika izin perusahaanya belum keluar,” bebernya.

Anggota Komisi I DPRD Lamteng, Agus Triono pun menegaskan bahwa Lintas Komisi sudah bekerja sesuai fungsi dan tugas. Pasalnya, sidak dilakukan berdasarkan surat aduan dari masyarakat Kampung Buyut Udik.

“Selain itu kita bandingkan yang arogan itu siapa? Sekarang kami bekerja sesuai fungsi, terus pihak prusahaan yang sudah mengoperasikan pabrik tanpa legalitas dan surat izinnya. Mereka beroperasi hanya dengan surat tanda terima dari Dinas Perizinan Satu Pintu yang isinya memberi izin ke PT. SBK kalau izinnya masih dalam proses. Nah, izin masih diproses kok mereka sudah berani beroperasi,” ungkapnya.

Saat sidak, lanjut dia, Lintas Komisi juga mengajak awak media untuk memantau sidak yang dilakukan. Sehingga bisa dikonfirmasi kepada awak media yang hadir pada sidak seperti apa kinerja Lintas Komisi.

“Kami bekerja sesuai aturan yang ada, jadi jangan buat kami geram pakai bahasa oknum segala. Kami akan kordinasi dengan pimpinan terkait persoalan ini. Termasuk terkait laporan adanya pekerja di PT. SBK yang suda 15 tahun mengabdi tetapi belum memiliki BPJS Tenaga Kerja,” jelasnya. (Mozes)

About the author

Redaksi TabikPun

Add Comment

Click here to post a comment

Tinggalkan Balasan

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

%d blogger menyukai ini: