www.tabikpun.com, Metro – Menjelang Bulan Suci Ramadan Association Motor Community Indonesia (AMCI) Pengurus Daerah (Pengda) Provinsi Lampung menggelar Kopi Darat (Kopdar) Gabungan di Jalan Jendral Sudirman Kota Metro, Sabtu (20/05) malam.
Ketua Pengda AMCI Lampung Arfan Junaidy mengatakan, kali pertama di 2017 Kota Metro menjadi tuan rumah dihelatnya Kopdar Gabungan ajang silaturahmi keluarga besar AMCI Pengda Lampung yang mengusung tema “Jalin Persaudaraan Di Bumi Sai Wawai”. Sedikitnya terdapat ratusan anggota AMCI dari penjuru daerah di Lampung akan berpartisipasi pada acara tersebut.
“Ini kopdar pertama ya, di tahun 2017 ini. Alhamdulilah walau gak rame, dan hanya sekitar 150 orang lebih yang hadir, tapi diperkirakan hampir mencapai setengahnya dari keseluruhan anggota AMCI di Lampung,” ucap Arfan.
Arfan juga mengatakan kegitan tersebut bersifat positif dan pihaknya juga akan terus menjadi pelopor berkendara dan pariwisata di Bumi Ruwai Jurai.
“Jadi kegiatan kita ini bukan sekedar nongkrong aja, tapi merupakan wahana diskusi, sharing dan lainnya, yang jelas positif lah. Dan kita juga tetap komitmen pada moto AMCI yang beda tapi satu, dan akan konsisten menjadi pelopor keselamatan berkendara dan pelopor pariwisata,” kata dia.
Dalam kesempatan tersebut Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Metro Barat yang di pimpin langsung oleh Wakapolsek Iptu. Nedi Herman memberikan pengarahan tentang keselamatan berkendara dan bahaya narkoba.
“Jadi sebagai komunitas motor, selain mentaati peraturan lalu lintas. Komunitas motor juga harus dapat berperan menjaga situasi aman dan kondusif di metro dan yang lebih penting menjauhi narkoba,” ucap Iptu. Nedi dalam arahannya kepada anggota AMCI Lampung.
Sementara itu menanggapi Kopdar Gabungan yang digelar AMCI Lampung di Bumi Sai Wawai, ketua umum AMCI Nusantara Amin Bunyamin menyambut positif kegiatan ajang silaturahmi menjelang bulan suci tersebut.
“Saya apresiasi kinerja teman-teman AMCI di Lampung. Saya harapkan kegiatan seperti itu dapat terus berjalan dan bukan hanya menjelang bulan suci ramadan saja, tapi di agendakan rutin, serta dapat terus menjaga situasi daerahnya masing-masing agar tetap kondusif,” tandasnya saat diwawancarai melalui sambungan telpon. (Ap)















Add Comment