Metro News

Kongres Dema Dinilai Tidak Transparan, Mahasiswa IAIN Metro Demo Rektor

Belasan Mahasiswa berusaha masuk ke gedung rektor yang di jaga ketat aparat kepolisian, Scurity Kampus dan Resimen Mahasiswa (Menwa) kampus setempat. (Arby Pratama)

Metro – Belasan mahasiswa IAIN Jurai Siwo Metro mendemo Rektor IAIN Metro, Selasa (14/11/2017). Mahasiswa menuntut pihak kampus dan panitia penyelenggara menggelar ulang dan transparan kongres pembahasan tata tertib serta pendaftaran bakal calon Ketua Umum Dewan Executive Mahasiswa (Dema) periode 2017-2018.

Salah seorang peserta aksi demo yang merupakan Ketua Umum Komisariat Syariah IAIN Metro, Medi Aristian mengatakan, sebelum aksi tersebut pihaknya telah meminta kongres di gelar secara terbuka.

“Kami awalnya ini sudah minta secara baik-baik untuk kongres diselenggarakan secara terbuka, bukan secara tertutup dan dijaga oleh pihak kepolisian. Dari pintu depan sampai pintu belakang itu di kunci dan di jaga polisi,” ucapnya.

Ia mencurigai adanya kongkalikong dalam pembahasan tata tertib serta pendaftaran bakal calon Ketua Umum DEMA tersebut.

“Yang kami takutkan kedepannya ada konspirasi di antara mahasiswa lainnya dengan dosen untuk tujuan pribadi mereka. Kami menuntut supaya itu transparan dan bila perlu diadakan kongres ulang dengan disaksikan mahasiswa, karena ini adalah hajat mahasiswa,” tegasnya.

Menanggapi aksi mahasiswa tersebut, Wakil Rektor (Warek) III, Ida Umami menganggap apa yang dilakukan mahasiswanya tersebut merupakan hal yang wajar sebagai bentuk proses pendewasaan.

“Ya enggak papa mahasiswa seperti itu wajar, karena perlu proses berfikir. Proses untuk menjadi dewasa. Tetapi untuk pemilihan Dema ini kan sudah dilakukan secara prosedural. Sehingga saya tidak menghendaki adanya gangguan apapun terhadap kerja institusi,” kata dia.

Terkait kongres, lanjut dia, apa yang telah dilakukan panitia telah sesuai dengan prosedur. Dan tidak perlu dilakukan kongres ulang.

“Sebetulnya kegiatan ini sudah transparan dan sesuai dengan tahapan-tahapan yang ada. Jadi untuk tahap pertama memang sudah selesai, baru tahan kedua besok itu adalah pemaparan visi misi calon. Nah, sebetulnya yang perlu diamankan itu pemilihnya, karena pemilihnya memang perwakilan yang sudah ditetapkan. Dan semuanya telah sesuai dengan aturan,” tandasnya. (Ap)

 

About the author

Redaksi TabikPun

Add Comment

Click here to post a comment

Tinggalkan Balasan

IKLAN

IKLAN

%d blogger menyukai ini: