Lampung Utara News

Marak Curanmor, IMM Demo Polres Lampura 

Mahasiswa saat mendesak masuk ke Polres Lampung Utara untuk menyerukan aspirasi mereka. (Adi Susanto)
LAMPUNG UTARA – Ratusan Mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) mendemo Polres Lampung Utara (Lampura), Jumat (19/10/2018). Demo dipicu maraknya curanmor hingga mahasiswa mendesak Polres Lampura segera mengatasinya.

Sebelum ngeluruk Polres Lampura, ratusan aktivis IMM yang di komandoi oleh Ketua Cabang IMM Lampura, Jefri Ramdhani orasi di Tugu Payan Mas Kotabumi. Berlanjut menyerukan aspirasinya di pintu utama Polres dan sempat diwarnai desakan untuk menerobos masuk ke dalam.

“Lampung Utara berada dalam kerawanan pencurian kendaraan bermotor. Terutama pencurian saat motor terparkir di masjid-masjid. Ini telah membuat resah masyarakat. Kami minta Kapolres segera turun tangan menuntaskan kasus yang meresahkan masyarakat ini,” ujar Ahmad ridho dan rekannya Billy dalam orasinya.

Dalam unjuk rasa itu mereka menyatakan bahwa telah banyak laporan masyarakat terkait hilangnya kendaraan bermotor tetapi hingga saat ini belum jelas tindaklanjutnya dan hingga kini pelaku tindak kejahatan curanmor belum ada yang tertangkap. Kedatangan massa IMM itu disambut oleh Wakil Kepala Polres Lampura, Kompol Yustam Dwi Heno.

Dihadapan massa aksi, Yutam berjanji akan segera mengusut tuntas kasus curanmor yang terjadi. Namun dia pun meminta peran serta masyarakat khususnya mahasiswa agar ikut serta menjaga situasi kamtibmas yang ada di lingkungan masing-masing agar tindak kejahatan dan kriminal lainnya bisa diminimalisir.

“Kami akan segara mengusut dan mengungkap kasus ini. Mohon bersabar. Sudah ada pelaku yang tertangkap tetapi belum bisa kami publikasikan karena masih dalam pengembangan kasus. Menjaga situasi ketertiban dan keamanan merupakan tugas kita semua. Karenanya kami mohon bantuan seluruh elemen yang ada. Yakinkah Polri akan menangani itu semua. Masyarakat juga harus lebih waspada lagi sebagai langkah antisipati,” ujar Yustam.

Sementara itu Ketua PC IMM Jefri mengatakan bahwa pergerakan aksi ini dilakukan demi keamanan masyarakat. Karena maraknya curanmor saat ini makin meresahkan. (Adi)
LAMPUNG UTARA – Ratusan Mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) mendemo Polres Lampung Utara (Lampura), Jumat (19/10/2018). Demo dipicu maraknya curanmor hingga mahasiswa mendesak Polres Lampura segera mengatasinya.

Sebelum ngeluruk Polres Lampura, ratusan aktivis IMM yang di komandoi oleh Ketua Cabang IMM Lampura, Jefri Ramdhani orasi di Tugu Payan Mas Kotabumi. Berlanjut menyerukan aspirasinya di pintu utama Polres dan sempat diwarnai desakan untuk menerobos masuk ke dalam.

“Lampung Utara berada dalam kerawanan pencurian kendaraan bermotor. Terutama pencurian saat motor terparkir di masjid-masjid. Ini telah membuat resah masyarakat. Kami minta Kapolres segera turun tangan menuntaskan kasus yang meresahkan masyarakat ini,” ujar Ahmad ridho dan rekannya Billy dalam orasinya.

Dalam unjuk rasa itu mereka menyatakan bahwa telah banyak laporan masyarakat terkait hilangnya kendaraan bermotor tetapi hingga saat ini belum jelas tindaklanjutnya dan hingga kini pelaku tindak kejahatan curanmor belum ada yang tertangkap. Kedatangan massa IMM itu disambut oleh Wakil Kepala Polres Lampura, Kompol Yustam Dwi Heno.

Dihadapan massa aksi, Yutam berjanji akan segera mengusut tuntas kasus curanmor yang terjadi. Namun dia pun meminta peran serta masyarakat khususnya mahasiswa agar ikut serta menjaga situasi kamtibmas yang ada di lingkungan masing-masing agar tindak kejahatan dan kriminal lainnya bisa diminimalisir.

“Kami akan segara mengusut dan mengungkap kasus ini. Mohon bersabar. Sudah ada pelaku yang tertangkap tetapi belum bisa kami publikasikan karena masih dalam pengembangan kasus. Menjaga situasi ketertiban dan keamanan merupakan tugas kita semua. Karenanya kami mohon bantuan seluruh elemen yang ada. Yakinkah Polri akan menangani itu semua. Masyarakat juga harus lebih waspada lagi sebagai langkah antisipati,” ujar Yustam.

Sementara itu Ketua PC IMM Jefri mengatakan bahwa pergerakan aksi ini dilakukan demi keamanan masyarakat. Karena maraknya curanmor saat ini makin meresahkan. (Adi)

About the author

Redaksi TabikPun

Add Comment

Click here to post a comment

Tinggalkan Balasan

IKLAN

IKLAN

%d blogger menyukai ini: