LAMPUNG TIMUR – Bupati Lampung Timur, Chusnunia beserta ibu Hj Cholisoh dan kedua adiknya memberikan hak pilih di TPS 4, Karanganom Waway Karya, Lampung Timur.
Sebelum mencoblos, Nunik panggilan akrab Bupati Lampung Timur yang berpasangam dengan Arinal Djunaidi, calon Gubernur Lampung nomor urut 3 berziarah ke makam ayahnya, Abdul Halim.
Usai berziarah bersama keluarga, Nunik menyapa warga dan tetangga di pasar Karanganom sembari berbelanja bubur kacang ijo. Di pasar, Nunik langsung disambut warga yang tengah berbelanja dan diminta untuk berfoto bersama.
“Ojo lali nyoblos ya, di TPS. Gunakan hak pilih untuk memilih pemimpin Lampung agar bisa lebih baik ke depan,” kata Chusnunia.
Selama berada di pasar, warga bergantian bersalaman dan saling bertegur sapa, sekaligus syawalan dan memberikan restu agar dalam pemilihan kepala daerah, Pilgub Lampung 2018, pasangan nomor urut 3 bisa jadi pemenang untuk membangun daerah menjadi lebih maju dan sejahtera.
Sarmi, warga Karanganom mengaku dirinya berharap agar Lampung bisa dipimpin oleh sosok pemimpin yang amanah dan mumpuni, mengerti keluh kesah masyarakat.
“Jadi pemimpin harus mengerti harapan rakyat, ada bukti apa saja yang dikerjakan. Bisa menanggapi keluh kesah masyarakat, sekarang rakyat butuh bukti,” kata Sarmi.
Calon Gubernur Provinsi Lampung Arinal Djunaidi bersama sang Istri Riana Sari dan kedua anaknya mendatangi TPS 13 Sepangjaya, Labuhanratu, Kota Bandar Lampung untuk menyalurkan hak suaranya.
Arinal bersama rombongan tiba di TPS 13 yang tidak jauh dari kediamannya sekitar pukul 09.15 WIB.
Arinal yang berpeci hitam dan mengenakan kemeja putih dengan bawahan celana hitam mengumbar senyum kepada warga yang hadir di TPS maupun awak media. Cagub nomor tiga yang berpasangan dengan Chusnunia ini juga langsung menyalami warga yang sudah berada di lokasi.
Arinal dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) tercatat pada nomor urut 465. Setelah menukar surat undangan dengan surat suara, Arinal masuk ke bilik untuk menyalurkan aspirasinya, bersebelahan dengan sang istri juga putranya.
Di tempat yang sama Syahrudin, Ketua KPPS 13 Sepangjaya, Labuhanratu menjelaskan bahwa warga diberi kesempatan untuk menyalurkan hak suaranya hingga pukul 13.00 WIB, setelah itu Panitia Pemungutan Suara akan melakukan penghitungan sekaligus mengumumkan hasilnya.
Lebih jauh Syahruddin mengingatkan bahwa HP dan kamera tidak boleh dibawa masuk ke bilik suara.
“Tidak diperkenankan menggunakan alat coblos selain yang sudah disediakan oleh KPU atau petugas KPPS. Mencoblos dengan alat lain seperti rokok dan seterusnya maka akan dinyatakan tidak sah,” terangnya. (red)














Add Comment