Metro News

Perjalanan Karir Bangkit 27 Tahun Mengabdi Menuju Jabatan Tertinggi

Sekretaris Pemerintah Kota Metro Bangkit Haryo Utomo. (Red)

METRO – Bangkit Haryo Utomo, resmi menjabat sebagai Sekretaris Daerah Pemerintah Kota Metro. Jabatan tersebut diamanahkan kepadanya setelah melewati seleksi yang cukup ketat, hingga akhirnya menggungguli beberapa kandidat lainnya.

Bagi warga, ASN, atau awak media di Bumi Sai Wawai, sosok Bangkit sudah sangat akrab. Kiprahnya sebagai abdi negara bukan karbitan, berbagai jabatan strategis sudah dilaluinya hingga berlabuh dijabatan tertinggi pratama di pemerintahan tingkat kabupaten/kota.

Tabikpun.com pun berinisiatif untuk menelusuri jejak karir Bangkit dari awal saat pertama menjadi Pegawai Negeri Sipil. Bangkit bukan sosok baru di Pemerintahan Kota Metro, malah bisa disebut pejabat senior. Tiga jabatan esselon dua sudah pernah didudukinya. Namun kesuksesan tidak ujuk-ujuk diraihnya. Puluhan tahun Bangkit menjalani karirnya sebagai abdi negara hingga kini dipercaya sebagai sekda.

Tepat di Hari Jadi Kota Metro ke-84, tabikpun.com mendapatkan kesempatan untuk berbincang dengan Bangkit. Meski waktu terbatas karena padatnya agenda hari itu, Bangkit menyempatkan diri menerima pewarta tabikpun.com di ruang kerjanya untuk kilas balik menceritakan awal karirnya.

”Saya CPNS itu tahun 1994 di Pemkab Lampung Barat Dati 2, di Liwa. Pertama bertugas di Bagian Perekonomian, kedua di Dinas Kebersihan,” urai Bangkit mengawali cerita, Selasa (9/6/2021).

Jabatan pertamanya adalah Kasubag Perekonomian di Pemkab Lampung Barat, ia langsung menduduki jabatan tersebut karena saat menjadi CPNS Bangkit sudah golongan III. Setelah itu, Bangkit kembali mendapatkan jabatan sebagai Kasi di Dinas Kebersihan.

”Di Dinas Kebersihan saya ngurusi Taman dan Lampu Jalan,” kata Alumus 2004 Magister Perencanaan Kota dan Wilayah UGM ini.

Pada akhir 1999, dengan otonomi daerah Bangkit pindah ke Kota Metro ditempatkan sebagai staf di Bappeda. Saat di Bappeda Bangkit sudah esselon IV. Ketika esselon III, Bangkit dipercaya menjadi Kabid Perencanaan di Dinas PU, kemudian bergeser menjadi Kabid Bina Marga.

Beberapa tahun berjalan, Bangkit dipercaya menjadi Sekretaris Bappeda, pada 2012 Bangkit menjabat sebagai Kepala Bappeda. Setahun memimpin Bappeda, 2013 Bangkit mendapat promosi sebagai Inspektur Kota Metro.

Dua tahun sebagai Inspektur, Bangkit kembali dipercaya sebagai Kepala Dinas Pendidikan pada 2015 hingga 2017. Usai menjadi Kepala Dinas Pendidikan, Bangkit kembali memimpin Bappeda pada 2017 hingga sekitar 5 tahun.

”Sudah tiga kali di esseon II, menjadi Inspektur, Kepala Bappda, dan Kepala Dinas Pendidikan. Masa kerja saya 27 tahun tiga bulan, tanggal 20 bulan Mei tahun ini usia saya sudah menginjak 54 tahun. Alhamdulillah diusia 54 dipercaya mengisi jabatan tertinggi pratama,” paparnya.

Sementara alasan Bangkit memutuskan untuk mengikuti seleksi Sekda Pemkot Metro, lantaran kebutuhan organisasi Kota Metro yang saat itu Sekda Pemkot Metro memasuki masa pensiun. Pun adanya pengumuman lelang terbuka untuk mengisi kekosongan jabatan tersebut.

”Saya pikir semua persyarat saya sudah terpenuhi, tiga kali dijabtan esselon II, golongan sudah mencukupi, dari sisi pendidikan dan pelatihan saya sudah mengikuti PIM 2. Akhirnya saya izin pak wali yang saat itu masih pak Pairin dan diizinkan untuk mendaftarkan diri,” imbuhnya.

Setelah mengikuti serangkaian tahapan, Bangkit akhirnya terpilih sebagai Sekda Pemkot Metro. Bangkit meminta dukungan semua pihak agar dapat mewujudkan RPJMD yang berisi Visi dan Misi Wali dan Wakil Wali Kota Metro 2021-2026 yang menjadi pegangannya.

”Ya, karena seorang Sekda itu adalah sebagai Sekretaris yang membawahi dinas-dinas, oleh karena itu kerja sama dengan dinas harus optimal dengan melaksanakan arah kebijakan program dan semuanya. Kami harus melaksanakan visi-misi Pak Wali. Yang jelas kami akan membantu, menjaga kondusifitas, kemudian kenyamanan dalam bekerja.” tukasnya. (Red)

About the author

Redaksi TabikPun

Add Comment

Click here to post a comment

Tinggalkan Balasan

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

%d blogger menyukai ini: