METRO – Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Metro Nasriyanto Effendi berharap Pedagang Kaki Lima (PKL) Taman Merdeka untuk sementara waktu dapat menerima kebijakan relokasi yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Metro.
“Untuk sementara waktu dengan berbagai kondisi yang ada saat ini PKL mau tidak mau harus menerima terkait kebijakan relokasi yang sudah disiapkan,” ungkap Nasriyanto saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Kamis (21/9/2017).
Namun ia meminta pemerintah setempat tidak melakukan penarikan retribusi di tempat Relokasi. Sambil melihat seperti apa antusias berbelanja masyarakat pasca direlokasinya pedagang dari Taman Merdeka.
“Ya jangan ditarik dulu seperti retribusi atau lainnya. Karena di tempat relokasi belum tentu akan selaris seperti saat berjualan di Taman Merdeka. Karena memang kondisinya seperti itu dan yang penting PKL ada tempat terlebih dulu,” paparnya.
Ia berpendapat, relokasi pedagang ke eks Transmigrasi bersifat kondisional. Sebagai bentuk tahap awal pemkot menyediakan tempat.
“Untuk tahap awal pemerintah menyediakan tempat. Artinya, para PKL tersebut diperhatikan bukan tidak diperhatikan. Atau bisa juga melihat peluang di tempat lain seperti Lapangan Samber untuk sementara waktu jualan di sana,” ucapnya.
Menurutnya, Taman Merdeka Kota Metro yang pada prinsipnya merupakan kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan juga akan dibangun sebagai tempat wisata keluarga. Oleh karena itu sudah sepatutnya PKL dapat dipindah lantaran secara aturan jelas tidak diperbolehkan.
“Sebenarnya mereka tahu lokasi Taman Merdeka dilarang untuk dijadikan tempat jualan dan dari awal sudah tahu. Karena para PKL merupakan warga masyarakat Kota Metro maka dicarikan tempat penggantinya oleh pemerintah, salah satu di eks Transmigrasi (depan Bank Mandiri),” tandasnya. (Ap)















Add Comment