Bandar Lampung News

Polda Mulai Menyelidiki Dugaan Pengancaman Wartawan LTV

Jurnalis di Bandar Lampung mendatangi Polda Lampung menanyakan kasus dugaan pengancaman terhadap wartawan LTV oleh Wali Kota Bandar Lampung. (Ist)

BANDAR LAMPUNG – Polisi mulai melakukan penyelidikan terkait kasus dugaan pengancaman/intimidasi oleh Wali Kota Bandar Lampung Herman HN terhadap wartawan Lampung Televisi (LTV) Dedi Kaprianto, Senin (9/11/2020) lalu.

“Hari ini penyidik Unit I Subdit I Polda Lampung melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap pelapor/korban Dedi Kaprianto wartawan Lampung TV dan saksi Martin R. Pasuko Dewo. Tahapannya kini memasuki penyelidikan,” ujar Ketua Lembaga Advokasi dan Konsultan Hukum (LAKH) PWI Lampung Rozali Umar SH., MH., Selasa (24/11/2020).

Menurut Bang Rozali biasa Rozali Umar disapa, pemeriksaan terhadap Dedi Kaprianto dilakukan sejak pukul 10.30 WIB hingga 17.15 WIB. “Hari ini terdapat 29 pertanyaan. Lalu untuk saksi Martin dimintai keterangan oleh penyidik sejak pukul 11.00 WIB hingga 15.00 WIB dengan 18 pertanyaan,” kata Bang Rozali.

Dalam pemeriksaan, Sekretaris PERADI Bandar Lampung itu mengatakan, Dedi dan Martin didampingi tim kuasa hukum LAKH PWI Lampung yakni Rozali Umar, Alfian, Faisal Chudari, Tahura Malagani dan Musanif Effendi Yusnida.

Sebelumnya, Dedi Kaprianto wartawan Lampung TV (LTV) telah melaporkan Wali Kota Bandar Lampung Herman HN ke Polda Lampung, Selasa (10/11/2020) siang, bersama puluhan wartawan dan lembaga organisasi pers PWI Lampung.

Laporan tersebut terkait dugaan intimidasi atau pengancaman terhadap wartawan LTV oleh Herman HN, saat melakukan wawancara. Walikota Bandarlampung mengeluarkan pernyataan yang dinilai mengintimidasi wartawan dengn kalimat pangancaman dan penghinaan. (Rls)

About the author

Redaksi TabikPun

Add Comment

Click here to post a comment

Tinggalkan Balasan

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

%d blogger menyukai ini: