Metro – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro segera melakukan penggrebekan terhadap tempat penampungan kendaraan yang diduga hasil curian. Pihaknya juga telah berhasil mengidentifikasi cara kerja kelompok yang diduga terorganisir tersebut.
Hal itu disampaikan Kasat Reskrim Polres Metro AKP Try Maradona dalam ungkap kasus penemuan mobil pick Up hasil curat, di halaman Mapolres setempat, Rabu (28/02/2018). Ia menduga komplotan pelaku tersebut merupakan sindikat pencurian yang sudah terorganisir.
“Karena polanya sekarang sudah banyak, dari pelakunya sudah banyak kemungkinan sindikat yang sudah terorganisir,” ucapnya.
Diperkirakan, untuk pemasaran barang haram tersebut hingga sampai ke penadah melalui pasar gelap berkisar belasan hingga puluhan juta rupiah.
“Diperkirakan barang ini bila dijual paling murah berkisaran antara Rp 10 hingga 15 juta rupiah, itu paling murah,” kata AKP Try.
Kasat Reskrim juga menyampaikan, pihaknya telah melakukan kerjasama dengan Ditreskrim Polda Lampung.
“Kita masih kerjasamakan dengan Jatanras ditreskrim polda untuk mendeteksi dimana tempat berlabuhnya barang – barang seperti ini, dan rencananya kita akan gabungan polda dan polres jajaran akan turun pada lokasi-lokasi penampungan,” ungkapnya.
Namun pihaknya belum dapat memberikan informasi pasti kepada awak media terkait titik rencana operasi tersebut.
“Kami belum dapat memberikan keterangan karena ini masih dalam penyelidikan dan nanti akan di ekspos setelah berhasil kami ungkap,” tandasnya. (Ap)















Add Comment