www.tabikpun.com, Lampung Tengah – Wahyu Ismail (18) putra asli Buyut Udik Kecamatan Gunung Sugih berhasil menorehkan prestasi pada gelaran Muli Mekhanai tingkat Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng), Kamis (11/5).
Diikuti 45 peserta usia 17-24 tahun, putra dari pasangan Karnain dan Apriyanti berhasil memperoleh juara harapan I dan berpotensi untuk mewakili Kabupaten Lamteng pada perlombaan serupa ditingkat Provinsi Lampung.
Wahyu mengaku bukan hal mudah untuk meraih juara harapan I diusianya saat ini. Berbagai persiapan, seperti meminta doa kepada keluarga, selalu berfikir positif, dan tidak henti belajar.
”Juara ini bukan suatu kebanggaan. Tetapi sebuah amanah bagi saya untuk terus termotivasi dan bersemangat mempersiapkan diri menjadi terbaik dari yang terbaik,” ucapnya.
Menurutnya, Kampung Buyut Udik tempatnya berasal sangat kaya akan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mampu dilatih untuk menampilkan seni dan budaya Lampung.
”Saya ingin membuat satu sanggar di Kampung Buyut Udik untuk membagi ilmu seni dan budaya kepada para muda mudi. Dengan adanya sanggar, mereka mempunyai wadah untuk mengeksplor kemampuan seni dan budaya,” jelas dia.
Ia berharap, kedepannya pemerintah Lampung Tengah adapat terus melestarikan dan menjaga adat budaya dan seni yang ada diLampung Tengah agar adat budaya dan seni bisa terus lestari tidak dimakan zaman. (Mozes)















Add Comment