Metro News

Soal Relokasi Pembangunan M3, Djohan Minta Dinas Ajak PKL Dialog

Wakil Walikota Metro Djohan S.E. (Doc)

METRO – Wakil Wali Kota Metro Djohan angkat bicara soal relokasi PKL untuk lanjutan pembangunan Mega Mall Metro (M3). Ia meminta Dinas terkait tidak hanya mengirimkan surat, namun dapat mengajak pedagang berdialog terlebih dahulu.

”Kita kan mau menertibakan, diajak dialog dulu dong,” ungkapnya, Kamis (5/12/2019).

Namun, lanjut Djohan, pedagang pun bersikap kooperatif menghadiri undangan pemerintah untuk berdialog. “Jangan waktu diundang tidak datang, harus datang, jadi tidak ada komplain kedepanya,” tambahnya.

Diketahui, Pemkot Metro bersama PT. Nolimax Jaya kembali menandatangani perubahan perjanjian kerjasama (Addendum). Hal tersebut dilakukan karena adanya perubahan luas lahan yang akan dibangun PT. Nolimax Jaya.

Awalnya luas lahan yang akan dibangun 25.000 m2, berubah menjadi 15 ribu m2 lebih. Sementara lahan yang sudah dibangun PT. Nolimax Jaya menjadi M3 seluas 13.000 m2. Sehingga masih ada 1.296 m2 lahan yang jadi hak pembangunan PT. Nolimax Jaya.

Sebelumnya Wali Kota Metro Achmad Pairin mengaku menolak perjanjian awal dengan PT. Nolimax yang akan membangun halaman Pasar Cenderawasih. Pasalnya, pasar harus memiliki lahan parkir.

”Namanya pasar harus ada tempat parkir, harus ada fasilitas umum, dan harus ada TPS. Kita juga kan harus antisipasi kalau ada kebakaran. Jadi apapun bentuknya saya tidak mau kalau halaman parkir ini dibangun. Makanya kita alihkan di lokasi belakang Shopping Center,” tutupnya. (red)

About the author

Redaksi TabikPun

Add Comment

Click here to post a comment

Tinggalkan Balasan

IKLAN

IKLAN

%d blogger menyukai ini: