METRO – Komisi I DPRD Kota Metro memanggil Inspektorat untuk mengetahui sejauh mana proses pemeriksaan terhadap aparatur Kelurahan Yosodadi, Kecamatan Metro Timur. Itu menyusul dikeluarkannya surat keterangan domisili sebagai syarat penerimaan peserta didik baru (PPDB) SMA oleh pihak kelurahan.
Diketahui, rapat dengar pendapat (hearing) tersebut dipimpin oleh Ketua Komisi I DPRD Kota Metro, Basuki di ruang rapat DPRD setempat. Dalam kesempatan itu, Basuki mempertanyakan sejauh mana proses pemeriksaan yang dilakukan. Mengingat dampak yang terjadi dalam proses PPDB SMA tersebut.
“Kami ingin mengetahui sejauh mana prosesnya. Khususnya bagi warga Yosodadi bisa diakomodir. Ini menjadi evaluasi agar kedepan lebih baik lagi.
Apalagi Kota Metro sebagai kota pendidikan,” ujarnya, Rabu (1/7/2020).
Dalam kesempatan itu, Amrullah Anggota Komisi I menyampaikan keprihatinannya atas dikeluarkannya surat keterangan domisili dari pihak kelurahan tersebut. Ia mengaku prihatin karena banyak anak di sekitar sekolah yang merupakan asli warga Kota Metro.
“Untuk di Bandarlampung sudah tegas dan ada sanksi pidananya. Karena sudah diatur dalam UU. Sehingga ada efek jera bagi pelanggar peraturan, khususnya yang telah memanipulasi administrasi kependudukan,” tegasnya.
Sementara itu, Inspektur Inspektorat Kota Metro Jihad Helmi mengaku telah melakukan proses pemeriksaan terhadap aparatur kelurahan. Pemeriksaan juga dilakukan bersama 4 Ketua RT yang telah memberikan surat keterangan tersebut.
“Untuk saat ini kami tengah menyiapkan laporan ke kepala daerah mengenai hasil pemeriksaan. Kami juga sudah berkoordinasi dengan Disdukcapil. Nanti hasilnya akan dilaporkan ke tim penegakan disiplin daerah,” paparnya.
Diakuinya, dari hasil pemeriksaan ditemui ada indikasi pelanggaran disiplin. Namun hasilnya akan dilaporkan terlebih dahulu ke pimpinan selanjutnya akan dirapatkan oleh tim penegakan disiplin.
“Nanti akan disidangkan lebih duhulu, termasuk sanksi apa yang akan diberikan. Untuk sanksinya tim penegakan disiplin yang akan memutuskan sanksi yang diberikan,” ungkapnya. (Red)















Add Comment