METRO – Pemerintah Kota (Pemkot) Metro akan memprioritaskan pembangunan drainase/saluran irigasi di 2020. Pembangunan tersebut ditujukan untuk mengantisipasi banjir akibat tingginya curah hujan.
“Kita akan prioritaskan saluran air di wilayah-wilayah yang rawan banjir,” ungkap Wali Kota Metro Achmad Pairin saat meninjau kondisi infrastruktur drainase di Kelurahan Hadimulyo Barat, Selasa (4/2/2020).
Tetapi ia mengaku aneh dengan usulan masyarakat saat Musrenbang. Pasalnya tidak ada yang mengusulkan program penanganan banjir.
“Kebijakan penanganan banjir tahun ini belum maksimal. Perencanaan ini kan bersumber dari musrenbang. Nah, musrenbang itu tidak ada mengusulkan penanganan masalah banjir. Karena tahun kemarin kan volume air hujan tidak sederas akhir tahun 2019,” terangnya.
Untuk menindak lanjuti program tersebut, Pemkot Metro segera menyusun Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang kemudian akan sampaikan ke warga. “Setelah ini nanti kami akan buat RAB, kemudian kita akan bicarakan ke masyarakat,” jelasnya.
Kesempatan yang sama, Ketua Komisi III DPRD Kota Metro Subhan mendukung upaya yang akan dilakukan pemkot untuk membenahi saluran air/drainase.
“Ya jelas kita dukung, ini kan sebagai upaya mengantisipasi agar banjir tidak kembali lagi terjadi. Prioritasnya pembenahan saluran pembuangan air,” kata Subhan.
Berikut sejumlah lokasi yang menjadi prioritas pembenahan saluran air di Kota Metro: Jalan Natuna, Jalan Batam dan Jalan Padat Karya, di Kelurahan Hadimulyo Barat, Kecamatan Metro Pusat. (Red)













Add Comment