Metro – Belasan petugas parkir di dampingi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Laskar Merah Putih (LMP) mendatangi Kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Metro, Senin (19/3/2018). Kedatangan mereka untuk menolak adanya pembangian lahan parkir kepada petugas parkir baru.
Ketua LMP Kota Metro Usmansyah selaku juru bicara petugas parkir menyampaikan, pihaknya hanya sebagai penyambung keluhan para juru parkir yang menolak adanya pembagian lahan karena dinilai merugikan juru parkir lama. Ia pun menyayangkan sikap oknum Dinas Perhubungan (Dishub) yang mengeluarkan Surat Perintah Tugas (SPT) parkir secara sepihak.
“Para petugas parkir ini datang ke laskar merah putih untuk meminta kami menjadi jembatan penghubung dengan Pemkot Metro, karena sudah beberapa kali ke DPRD tapi belum ada solusi. Pertanyaanya kenapa tiba-tiba ketika juru parkir ini sudah ikut aturan, tanpa adanya kordinasi lahan mereka di pecah. Akibat hal itu, dimana-mana nyaris ribut karena hal ini, kenapa Dinas Perhubungan tidak ada konfirmasi seperti ini bila memang mau dipecah,” ucap Usman menyampaikan keluhan petugas parkir dalam audiensi di OR Sekkot Metro.
Ia meminta agar Pemerintah Kota Metro melalui Dishub secepatnya mencari solusi atas persoalan tersebut. ”Tolong beri ketegasan, tolong tengok ke bawah yang sebenarnya,” pungkasnya.
Menyikapi hal tersebut, Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Metro Ir. Nasir AT memberikan tenggat waktu satu minggu kepada Dishub untuk menyelesaikan persoalan tersebut.
“Sudahlah, yang penting bagaimana kedepan lebih bagus, kalau cari kesalahan kita enggak selesai-selesai. Sekarang harus kita perbaiki, kondisi sekarang dan ke dapan. Semua saya serahkan ke dinas paling, tidak minggu ini sudah ada keputusan,” tegasnya saat di konfirmasi awak media.
Kesempatan yang sama, Kepala Dishub Metro Syafei mengaku akan semaksimal mungkin mencari jalan keluar atas permasalahan tersebut. Ia pun berjanji dalam seminggu akan mengupayakan mencari solusi terkait persoalan tersebut.
“Kita akan berusaha semaksimal mungkin, karena lahannya sudah habis. Mereka enggak setor, setelah dapat SPT mereka baru setor. Setoran itu di tentukan, seperti yang di shopping tentunya ada perbaikan. Untuk jumlah seluruh SK di metro sampai sekarang kami masih pendataan karena suka berubah-berubah pemilik SK ini, kalo yang lama bilang ada 80 sekian tapi saya coba lihat lagi ada 81 SK. Akan kami upayakan seminggu ini,” tandasnya. (Ap)















Add Comment