Metro News

Tugu di Taman Merdeka Dikritik, Edwin Sony : Tunggu Pembangunanya Selesai, Itu Belum Apa-apa

Bentuk Tugu I Love Metro di Taman Merdeka mendapat kritikan pedas dari sejumlah netizen. (Arby Pratama)

Metro – Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kota Metro Edwin Sony angkat bicara menanggapi kritikan pedas bentuk Tugu di Taman Merdeka yang dinilai netizen tidak memiliki filosofi dan membingungkan.

“Kita ingin taman itu menjadi tempat rekreasi warga Kota Metro. Dimana nanti akan kita lengkapi kursi dan lampu-lampu. Dan kita kasih semacam space untuk selfie, makanya ada I Love Metro. Nanti tulisannya juga variatif warnanya, ada kuning, merah, biru, dan hijau,” ungkapnya saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Jumat (10/11/2017).

Ia menambahkan, bentuk tugu di Taman Merdeka memang mengusung konsep sederhana sesuai masterplan. Dan ditargetkan pembangunan akan rampung pada akhir 2017, sehingga dapat dinikmati pada awal Januari 2018.

“Tugu itu dibangun untuk memperindah taman dan berikan space bagi pecinta selfie. Makanya tulisannya I Love Metro. Misal ada pengunjung dari luar kota, nah menunjukkan mereka ada di Kota Metro bisa foto disitu. Dan itu akan di rapihkan, itu belum apa-apa. Itu kan lagi tahap pembangunan, hasilnya nanti baru bisa dilihat masuk Januari,” jelasnya.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kota Metro Edwin Sony. (Arby Pratama)

Ia juga mengingatkan agar masyarakat dapat bersabar dan tidak terprovokasi oleh beragam asumsi dan opini di media sosial seperti facebook. Terlebih opini tersebut tanpa melalui konfirmasi.

“Ya pembangunan itu kan perlu waktu, kita enggak bisa bim salabim terus selesai satu malam kaya membangun seribu candi gitu, kita kan bukan roro jonggrang. Ya masyarakat harus sabar dong, kegiatan ini kan sampai Desember, kita akan coba buat bagus,” tandasnya.

Dari data yang berhasil dihimpun tabikpun.com, Pembangunan proyek ruang terbuka hijau (RTH) di taman merdeka Kota Metro menelan anggaran sebesar Rp 800 juta dari APBD Kota Metro Tahun 2017. Sesuai dengan rencana anggaran pelaksaanaan (RAP),  tugu yang merupakan ikon baru tersebut dimaksudkan sebagai tulisan “I Love Metro” dan berada di bagian pojok taman.

Dalam pengerjaannya, proses pembangunan dilakukan secara dua tahap. Tahapan pertama menggunakan APBD murni yang dilakukan secara lelang di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) dengan nilai kontrak Rp. 450 juta. Sedangkan pembangunan tahap dua menggunakan APBD Perubahan dengan nilai Rp. 350 juta. (Ap)

 

About the author

Redaksi TabikPun

Add Comment

Click here to post a comment

Tinggalkan Balasan

IKLAN

IKLAN

%d blogger menyukai ini: