Lampung Utara News

KWH tak Kunjung Keluar, Ratusan Warga Mesuji Datangi Kantor PLN Lampura

Beberapa perwakilan warga Mesuji duduk bersama bersama Hendra Yusnadi Manager UP3 PLN Kotabumi didampingi Tri Bagus mewakili Staf Niaga PLN Bandarlampung, di ruang rapat. (Adi/Yono)

LAMPUNG UTARA- Puluhan warga Kabupaten Mesuji mendatangi Kantor PLN UP 3 Kotabumi, Lampung Utara (Lampura), Rabu (1/6/2020). Kedatangan tersebut untuk menanyakan nasib kWh ratusan masyarakat yang sudah 9 bulan tak kunjung direalisasikan.

Mewakili masyarakat, F Joko Wiryanto Kepala Desa Sumber Makmur, Kecamatan Mesuji, Kabupaten Mesuji yang merasa dirugikan, menangis saat menceritakan keluhannya ke pihak management Up 3 PLN Kotabumi. Ia didesak warganya agar kWh meter listrik segera dipasang.

Sementara Perwakilan PT. AMS, Iwan yang dipercaya oleh empat desa, yakni Desa Tirta laga, Desa Tanjung Serayan, Desa Sumber Makmur, dan Desa Mulya Sari, yang berada di Kecamatan Mesuji mengungkapkan, melalui perusahaannya pada November dan Desember 2019, berjumlah 551 pelanggan, Rp 450 hingga Rp 950 ribu rupiah yang sudah menyetor per kWh.

“Namun pihak PLN tanpa pemberitahuan baik secara tertulis maupun lisan mengeblok atau merestitusi. Akibatnya ratusan warga dirugikan Rp 250 juta rupiah, yang belum dikembalikan pihak PLN ke warga,” jelasnya.

Karena ingin segera dipasangnya kWh, warga kembali mendaftarkan diri pada 15 Juni 2020, Dldimana 200 pelanggan menyetorkan uang berjumlah Rp 86 juta melalui PT. AMS. Meski uang restitusi yang sebelumnya Rp 250 juta belum dikembalikan, warga berharap desanya bisa terpasang listrik.

Menanggapi hal itu, Hendra Yusnadi Manager UP3 PLN Kotabumi didampingi Tri Bagus mewakili Staf Niaga PLN Bandar Lampung melempar tanggung jawab oleh PT. Garuda Teknik Citra yang memenangkan tender proyek pemasangan listrik.

Pihak PLN belum dapat memberikan solusi, atas nasib warga Mesuji. Hanya menjanjikan pada 8 Juli mendatang PLN akan memanggil pihak ketiga atau PT. Garuda Teknik Citra, duduk bersama oleh para pihak yang bersangkutan, untuk menyeselesaikan persoalan.

Jika tidak, warga Kecamatan Mesuji yang merasa dirugikan akan kembali mendatangi Kantor PLN dengan jumlah massa yang banyak. Sayangnya saat akan dikonfirmasi, pihak PLN enggan berkomentar terkait persoalan warga Mesuji. (Adi/Yono)

About the author

Redaksi TabikPun

Add Comment

Click here to post a comment

Tinggalkan Balasan

IKLAN

IKLAN

%d blogger menyukai ini: