Bandar Lampung News

Yuhadi: Almarhum Gogon Meninggal Bukan Pasca Kampanye Arinal

BANDAR LAMPUNG- Kabar meninggalnya pelawak senior Margono alias Gogon meninggal dunia di rumah sakit Kota Bumi Lampung Utara marak beredar diposting media sosial membuat nitizen bingung dan simpang siur.

Dalam kabar yang santer disebuah akun facebook dengan pemilik akun bernama Selamat Pagi Indonesia misalnya disebutkan, bahwa Gogon meninggal dunia di RS Bumiwaras Bandarlampung setelah acara politik bersama Arinal (Cagub Lampung). Guna memastikan berita yang dianggap simpang siur tersebut, tabikpun.com mencoba mengkonfirmasi kepada Yuhadi yang merupakan Laiason Officer (LO) pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Arinal Djunaidi – Chusnunia Chalim (Arinal-Nunik).  Ia membantah kabar yang dianggap menyesatkan  itu dan menurutnya tidak benar.

“Kami harus luruskan kabar itu, bahwa almarhum mas Gogon tidak termasuk dalam daftar juru kampanye atau artis pendukung kampanye, pasangan Arinak – Nunik. Pertama saat kejadian itu jadwal kampanye kami tidak ada di daerah Lampung Utara. Kedua, seluruh juru kampanye termasuk artis pengisi acara kami selalu didaftarkan di Polda Lampung dan tertera pada STTP dari Polda Lampung, di sini selain juru kampanye juga disebutkan waktu dan tempat kampanye,” kata Yuhadi.

“Kabar tersebut memang mengejutkan masyarakat, maka dari itu Yuhadi mengatakan bahwa pihaknya harus meluruskan. “Sebagai sesama ummat Islam, kami turut berduka cita sedalam-dalamnya atas wafatnya mas Gogon. Semoga Khusnul Khotimah.” Tambahnya.

Yuhadi menghimbau kepada penyebar warta yang tidak benar itu untuk segera mencabut dan mengklarifikasi dengan hal yang benar.

 

 “Kami mohon seluruh pihak, siapa saja, yang menyebarkan berita tersebut yang tidak proporsional dan sesuai dengan kenyataannya, dipersilahkan untuk memperbaiki atau menarik dari akunnya. Atau meralat lah. Tapi jika tidak segera diperbaiki, maka kami akan menggunakan hak kami untuk membawanya ke ranah hukum yang berlaku tentang UU ITE.” Tegasnya.

Yuhadi menegaskan jangan sampai berita duka malah menjadi konsumsi politik yang tidak sehat dan tidak benar. (red)

 

About the author

Redaksi TabikPun

Add Comment

Click here to post a comment

Tinggalkan Balasan

IKLAN

IKLAN

%d blogger menyukai ini: