Metro News

Pospera Metro Dikukuhkan, DPD : Tak Ada Lagi Dualisme di Metro

DPC Pospera Kota Metro akhirnya mendapat SK mandat dari DPD Pospera Provinsi Lampung. (Arby Pratama)

METRO – Setelah melalui proses panjang Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Kota Metro akhirnya mendapat Surat Keputusan (SK) mandat dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pospera Provinsi Lampung.

Secara simbolis Sekertaris Umum DPD Pospera Lampung Toni Rahman memberikan SK kepada Isa Asrory selaku Ketua DPC Pospera Kota Metro dan disaksikan unsur terkait di dalamnya, dihalaman Seketariat DPC Pospera Kota Metro, Jalan Kamboja RT 10 RW04 Ganjaragung Metro Barat, Kamis (12/10/2017).

Sekertaris I DPD Pospera Provinsi Lampung, Fadri Eka Saputra menegaskan, SK yang diberikan DPC Pospera Kota Metro dapat digunakan sebaik-baiknya. Tidak ada dualisme kepemimpinan DPC Pospera Kota Metro.

“Saya tegaskan hanya ada satu kepengurusan DPC Pospera Kota Metro yang di nahkodai Isa Anrory, di luar itu kita tidak mengakuinya,” tegasnya.

Ia mengingatkan, jika ada yang mengatasnamakan Pospera di luar kepengurusan ini dan apabila mereka merugikan nama Pospera dan merugikan rakyat Kota Metro,  pihaknya  meminta aparat penegak hukum dapat memprosesnya.

“Kami berharap kedepan DPC Pospera Kota Metro dapat menjalankan tugasnya sesuai aturan dan ADRT (Anggaran Dasar Ruamah Tangga) yang ada. Serta mengawal program nawacita Presiden RI Joko Widodo sebagai mata, telinga, mulut, dan hati rakyat,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua DPC Pospera Kota Metro, Isa Ansyori mengaku, semua bidang sudah ada dan dapat difungsikan di Kepengurusan DPC Pospera Kota Metro. Dan DPC Pospera Kota Metro telah memiliki selawan atau massa sebanyak 137 orang.

“Kita juga akan targetkan pembentukan PAC (Pengurus Anak Cabang) dalam waktu dekat ini. Namun progres utama adalah memaksimalkan ketua bidang terlebih dahulu. Setiap ketua bidang minimal akan membawahi 20 anggota,” teranganya.

Isa merencanakan, deklarasi Pospera Kota Metro paling cepat akan dilangsungkan tiga bulan kedepan, yang akan digelar di Lapangan Mulyojati 16c Metro Barat dengan estimasi massa mencapai 1.500 orang.

“Target utama Pospera adalah sama dengan Pospera di Pusat yakni sebagai Ormas yang tidak menjadikan kekerasan dan intimidasi sebagai pola gerak dan watak organisasi. Pospera lebih mengorganisir mereka yang dimarginalkan dan membela yang terpinggirkan,” tandasnya. (Ap)

 

About the author

Redaksi TabikPun

Add Comment

Click here to post a comment

Tinggalkan Balasan

IKLAN

IKLAN

%d blogger menyukai ini: