Lampung Utara – Komisi III DPRD Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu, memuji kelengkapan alat penanggulangan bencana yang dimiliki Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Utara (Lampura).
“Kalau saya lihat, alat-alat yang dimiliki BPBD Lampung Utara sangat layak. Sementara di Kabupaten kami tidak ada. Karena itulah, ini menjadi pengalaman sekaligus ilmu yang kami dapatkan, serta menjadi penyemangat bagi pihak legislatif dan eksekutif di Kabupaten Kepahiang, untuk memacu agar dapat memperoleh bantuan ke pusat seperti yang dilakukan Lampung Utara,” ujar Zainal, salah satu anggota DPRD Kepahiang, saat menyambangi kantor BPBD Lampura, Jumat (3/8/2018).
Dia menjelaskan di Kabupaten Kepahiang belum memiliki dan belum memperoleh bantuan alat penanggulangan bencana yang lengkap dari pemerintah pusat. Sementara, menurut mereka Lampung Utara yang sudah dianggap mapan, bisa mendapatkan bantuan tersebut. ”Lampura yang kami anggap sudah mapan, masih dibantu oleh pemerintah pusat. Sementara Kabupaten kami sendiri belum memiliki itu, inilah yang menjadi upaya yang harus kami lakukan,” terangnya.
Dengan kunjungannya ke BPBD Lampura, lanjut Zainal, diharapkan agar nantinya dapat memacu pihak eksekutif dan legislatif Kepahiang dapat terus bersinergi, untuk menggapai atau memperoleh bantuan pusat seperti yang dilakukan Lampung Utara.
Sementara itu Kepala BPBD Lampura, Karim, menyambut baik dan berterima kasih atas kehadiran anggota DPRD Kepahiang di Lampung Utara. Menurutnya, kelengkapan alat penanggulangan yang dimiliki, berkat kerja keras semua pihak, baik eksekutif maupun legislatif guna memperoleh bantuan alat-alat tersebut dari pemerintah pusat.
Sementara itu Wakil Ketua II, Herwan Mega mengatakan jika pihaknya bersama anggota DPRD Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu dalam rangka bersama-sama mencari ilmu. Artinya apa yang dimilki dan diperoleh Lampung Utara, dipaparkan serta disampaikan untuk menjadi kiat agar apa yang belum dimiliki Kabupaten tersebut dapat disampaikan sebagai Kabupaten tertua di Provinsi Lampung. (Adi)















Add Comment