LAMPUNG TENGAH – Polres Lampung Tengah siap menerjunkan tim untuk menindaklanjuti informasi tentang penebangan kayu illegal di Register 22 Way Waya dan dugaan intimidasi terhadap warga sekitar register yang melapor.
Kapolres Lampung Tengah AKBP Slamet Wahyudi menerangkan, warga dan petani peserta HKm seharusnya tidak perlu takut. Pihaknya siap menampung laporan dan segera menindaklanjuti.
Bahkan jika ada bukti awal dari warga/pelapor, baik berupa foto atau video keterlibatan oknum-oknum yang membekingi penebangan liar di register, ia akan memerintahkan anggotanya untuk menciduk oknum tersebut.
“Tidak perlu takut, cepat lapor. Ini tim kami segera turun. Kalau ada bukti langsung kami ambil pelaku-pelaku sekaligus yang melindungi mereka,” kata Kapolres, Selasa (6/11/2018).
AKBP Slamet Wahyudi juga menyatakan siap berkoordinasi dengan Pemkab Lamteng. Bahkan, jika diperlukan siap turun bersama bupati untuk menemui warga sekitar register.
“Siap turun bersama Pemkab, tunggu waktu, diatur jadwalnya,” kata Kapolres menanggapi pernyataan Bupati Loekman yang hendak berkoordinasi terkait register. (Mozes)
LAMPUNG TENGAH – Polres Lampung Tengah siap menerjunkan tim untuk menindaklanjuti informasi tentang penebangan kayu illegal di Register 22 Way Waya dan dugaan intimidasi terhadap warga sekitar register yang melapor.
Kapolres Lampung Tengah AKBP Slamet Wahyudi menerangkan, warga dan petani peserta HKm seharusnya tidak perlu takut. Pihaknya siap menampung laporan dan segera menindaklanjuti.
Bahkan jika ada bukti awal dari warga/pelapor, baik berupa foto atau video keterlibatan oknum-oknum yang membekingi penebangan liar di register, ia akan memerintahkan anggotanya untuk menciduk oknum tersebut.
“Tidak perlu takut, cepat lapor. Ini tim kami segera turun. Kalau ada bukti langsung kami ambil pelaku-pelaku sekaligus yang melindungi mereka,” kata Kapolres, Selasa (6/11/2018).
AKBP Slamet Wahyudi juga menyatakan siap berkoordinasi dengan Pemkab Lamteng. Bahkan, jika diperlukan siap turun bersama bupati untuk menemui warga sekitar register.
“Siap turun bersama Pemkab, tunggu waktu, diatur jadwalnya,” kata Kapolres menanggapi pernyataan Bupati Loekman yang hendak berkoordinasi terkait register. (Mozes)
AKBP Slamet Wahyudi juga menyatakan siap berkoordinasi dengan Pemkab Lamteng. Bahkan, jika diperlukan siap turun bersama bupati untuk menemui warga sekitar register.
“Siap turun bersama Pemkab, tunggu waktu, diatur jadwalnya,” kata Kapolres menanggapi pernyataan Bupati Loekman yang hendak berkoordinasi terkait register. (Mozes)
Menyukai ini:
Suka Memuat...
Add Comment