Masuji– Kendaraan Teronton jenis Fusobernomor polisi BE 9898 FS bermuatan semen tergelincir diruas jalan jalur dua, tepatnya didekat bundaran taman kehati desa mekar sari kecamatan tanjung raya, sabtu kemarin (13/11/16).
Kendaraan ini rencananya akan mengantar semen dari bandar lampung menuju kesalah satu toko bangunan di desa mekar sari. Namun belum tiba dilokasi tujuan, naas kendaraan bertonase tinggi ini mengalami kecelakaan masuk siring.
Menurut keterangan saksi mata solatin ( pengemudi truk ), selain kontur tanah yang masih belum seberapa padat belum adanya pembatas jalan serta drainase pada parit di sisi jalan juga belum ada.
selain itu dia juga mengatakan kejadian tersebut di picu sebuah mobil truk dari arah belakang yang hendak menyalip kendaraanya.
” Tadi itu truk dibelakang saya nglakson nglakson mas maka saya kasih jalan agar dia nyalip saya, tapi entah saya yang terlampau minggir atau memang tanahnya yang masih lembut tau tau mobil saya gelimpang ” tutur solatin pada saat di konfirmasi pada media tabikpun.com
Kemungkinan sempitnya jalan diduga menyebabkan hal ini karena menurut warto ( warga setempat ) kejadian ini sudah yang kedua kalinya di tempat yang sama, beberapa waktu lalu juga ada sebuah kendaraan berjenis pick-up juga mengalami hal serupa.
” Kayaknya memang sempit ini jalannya mas kalo untuk dua jalur, dulu juga ada mobil gelimpang disini tapi mobil pick-up, ya gitu maksudnya ngasih jalan, lagian itu paritnya belum ada taludnya kan, jadi makin lama makin lebar siringnya, sampean lihat aja itu paritnya udah dalem lebar lagi ” ungkap warto
Harapan warga agar kiranya pihak terkait segera membuat drainase maupun pembatas jalan agar tidak terulang lagi hal yang serupa.
” Ya sebaiknya taludnya cepat dibaikin mas agar paritnya gak semakin melebar, bila perlu kasih pembatas jalan, kan kasian kalo ada mobil yang gelimpang lagi ” pungkasnya.
Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun sebagian muatan semen terjatuh dan terpaksa dibongkar guna mengevakuasi kendaraan dari lokasi kejadian. (Billy)















Add Comment