News Way Kanan

Bendungan Limbah PT. BSSW Jebol, Ribuan Ikan Mati dan Puluhan Hektare Kebun Rusak

Warga setempat menunjukkan bendungan limbah yang jebol. (Dian Pirasta) Bendungan Perusahaan yang jebol

WAY KANAN – Bendungan limbah PT. BSSW yang berdiameter 1 hektare dengan kedalaman 50 meter jebol. Akibatnya, ribuan ikan mati dan puluhan hektare warga rusak lantaran terseret arus.

Jebolnya Bendungan limbah PT. BSSW yang terletak di Dusun Rantau Jangkung Kampung Tanjung Raja GihamGiham Kecamatan Blambangan Umpu, Way Kanan terjadi, Rabu 04.00 WIB dini hari. Muntahan bendungan itu pun langsung mengalir ke Sungai Giham. Hingga banyak ikan yang mati serta merusak kebun warga di pinggir sungai.

Saat dikonfirmasi, Kepala Kampung Tanjung Raja Giham Joni mengaku sudah menerjunkan aparatur kampung dari tingkat dusun hingga RT untuk mendata seluruh warga yang merugi akibat jebolnya bendungan limbah tersebut.

“Saya sudah memerintahkan kepala dusun dan RT agar mendata warga yang kebun atau ladangnya terkena banjir limbah. Dari informasi Kepala Dusun Rantau Jangkung, sedikitnya ada 5 warga yang terdata merugi akibat pohon duku, pohon jati, dan pohon sengon milik mereka terseret arus limbah. Ada juga 5 hektare ladang padi yang tertimbun limbah,” tukasnya.

Sampai berita ini diturunkan, tidak ada satupun pihak PT. BSSW yang dapat dikonfirmasi. Yusrizal keamanan perusahaan mengaku bahwa seluruh pimpinan perusahaan tidak ada yang hadir ke kantor. (Dian)

Bendungan limbah PT. BSSW yang berdiameter 1 hektare dengan kedalaman 50 meter jebol. Akibatnya, ribuan ikan mati dan puluhan hektare warga rusak lantaran terseret arus.

Jebolnya Bendungan limbah PT. BSSW yang terletak di Dusun Rantau Jangkung Kampung Tanjung Raja GihamGiham Kecamatan Blambangan Umpu, Way Kanan terjadi, Rabu 04.00 WIB dini hari. Muntahan bendungan itu pun langsung mengalir ke Sungai Giham. Hingga banyak ikan yang mati serta merusak kebun warga di pinggir sungai.

Saat dikonfirmasi, Kepala Kampung Tanjung Raja Giham Joni mengaku sudah menerjunkan aparatur kampung dari tingkat dusun hingga RT untuk mendata seluruh warga yang merugi akibat jebolnya bendungan limbah tersebut.

“Saya sudah memerintahkan kepala dusun dan RT agar mendata warga yang kebun atau ladangnya terkena banjir limbah. Dari informasi Kepala Dusun Rantau Jangkung, sedikitnya ada 5 warga yang terdata merugi akibat pohon duku, pohon jati, dan pohon sengon milik mereka terseret arus limbah. Ada juga 5 hektare ladang padi yang tertimbun limbah,” tukasnya.

Sampai berita ini diturunkan, tidak ada satupun pihak PT. BSSW yang dapat dikonfirmasi. Yusrizal keamanan perusahaan mengaku bahwa seluruh pimpinan perusahaan tidak ada yang hadir ke kantor. (Dian)

About the author

Redaksi TabikPun

Add Comment

Click here to post a comment

Tinggalkan Balasan

IKLAN

IKLAN

DAPATKAN PROFIT JUTAAN RUPIAH

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

%d blogger menyukai ini: