METRO – Warga Kelurahan Yosomulyo Kecamatan Metro Pusat akan menggelar Pesta Rakyat, Minggu 28 Juli 2019. Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengembangkan Pasar Yosomulyo Pelangi (Payungi).
Kolaborasi dan pameran atau disebut juga collabxhibition akan meramaikan Pesta Rakyat Payungi. Gambaran kegiatan berupa live music, live mural, streaming film.
David Yunidar, selaku musisi sekaligus tim kreatif acara tersebut menerangkan, setiap minggu Payungi juga rutin menggelar kegiatan mewarnai, bermain permainan tradisonal, market place, dan lain-lain.
“Acara ini akan dihadiri oleh teman-teman komunitas lain yang ada di Lampung. Dari Bandar Lampung, Metro, Kota Bumi, dan lain-lainl. Pada puncak jam tayangnya nanti, seluruh komunitas akan tumpah ruah meramaikan acara tersebut,” ujarnya saat ditemui di Pojok Bokoe Yosomulyo Metro Timur, Jumat (19/7/2019).
Ia menambahkan, tim kreatif collabxhibition juga sudah berkomunikasi dengan Penggagas Payungi Dharma Setyawan. Pun melakukan survei lokasi guna pegelaran dan semua agenda acara tersebut bisa terselenggara secara optimal. Hal lain yang lebih menarik dalam persiapan adalah ketika tim kreatif secara kolektif bersama masyarakat membangun ornamen-ornamen dari bambu.
“Secara keseluruhan, acara Collabxhibition dikerjakan oleh masyarakat sekitar dan komunitas dan tidak ada campur tangan dari pemerintah. Dalam hitungan dari seminggu sebelum hari acara, secara intens seluruh tim kreatif bersama masyarakat mempersiapkan seluruh kebutuhan dalam acara tersebut,” bebernya.
Sementara Penggagas Payungi Dharma Setyawan juga Dosen di IAIN Metro mengaku telah berkomunikasi dengan teman-teman komunitas untuk menggelar berbagai kegiatan pada Semarak Payungi 28 Juli 2019 mendatang. Dan disepakati berbagai acara seperti gelaran musik, market place produk komunitas, workshop mural dan grafity, serta membuat ornamen-ornamen dari bambu akan memeriahkan Pesta Rakyat Payungi.
“Mas Davit dan mas Angga enggak usah diragukan lagi, mereka pendekar dibidangnya. Pengalaman mas Davit Ngayogjazz saya kira penting untuk direplikasi sebagai gelaran musik yang hadir di tengah perkampungan warga. Mas Angga selain pendekar sketsa Lampung, sekarang banyak aktif di LowPop. Selain itu, beliau juga dipercaya Mas Dimas Bos Bejoss Milk untuk mengelola Baur Space produk ekonomi kreatif kawan-kawan komunitas. Nantikan kolaborasi kami di Payungi, kita buat kota ini lebih kreatif.“ pungkasnya saat memberi gambaran tentang acara tersebut. (Misaf)















Add Comment