Lampung Utara – Berada di zona Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gubernur dan Bupati yang ada di Provinsi Lampung Komandan Korem 043 Garuda Hitam (Gatam) menghimbau anggotanya tidak terlibat politik dan akan memberikan sanksi pemberhentian jika terbukti terlibat.
Pernyataan itu disampaikan Danrem 043 Gatam Lampung saat safari ramadhan 1439 Hijriah di Makodim 0412 Lampung Utara, Kamis (24/5/2018). Danrem 043 Gatam Lampung kolonel KAV Erwin Djatmiko, dengan tegas menyatakan bahwa anggota TNI harus netral dalam pelaksanaan Pilkada.
“Tidak boleh tidak netral, harus netral, yang tidak netral cuma satu hukumannya pecat,” tegas Danrem, saat diwawancarai awak media usai memberikan pengatahan kepada anggota Kodim 0412 Lampung Utara.
Pada pelaksanaan pesta demokrasi Danrem mengatakan bahwa TNI tidak boleh berpihak kepada salah satu pasangan calon baik itu calon gubernur dan wakil gubernur maupun bupati dan wakil bupati.
Pada kesempatan itu pula, orang nomor satu di kesatuan TNI Lampung itu menyatakan bahwa dirinya secara pribadi dan kesatuannya mengharapkan kerjasama insan pers untuk terus bekerjasama karena menurutnya besarnya kesatuan yang dipimpinnya tidak terlepas dari peran media massa.
“Dengan keberadaan media, besarnya kami semuanya itu karena peran serta kawan-kawan semua dari media,” ujarnya.
Selain itu terkait kabar adanya tindakan pelaku bom bunuh diri (teroris) dirinya menyatakan bahwa seluruh jajaran TNI telah melaksanajan sosialisasi dan bekerjasama dengan semua lapisan masyarakat dan aparat kepolisian dalam menciptakan kondisi aman dan nyaman di wilayah Lampung. (Adi)













Add Comment