Lampung Tengah News

Disdukcapil Lamteng Jemput Bola Datangi Masyarakat Urus Administrasi Kependudukan

Bupati Lampung Tengah, Loekman Djoyosoemarto meninjau pelayanan pembuatan e-KTP, KK, Akte Kelahiran dan Akte Nikah, Program Disdukcapil di PT. GPM, Rabu (12/2/2020). (Mozes)

BANDAR MATARAM – Bupati Lampung Tengah (Lamteng) Loekman Djoyosoemarto meninjau pelayanan pembuatan e-KTP, Kartu Keluarga (KK) dan Akte Kelahiran serta Akte Nikah, yang dilakukan Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Disdukcapil) di PT. Gula Putih Mataram (GPM), Kampung Mataram Udik, Kecamatan Bandarmataram, Rabu (12/2/2020).

Pada program tersebut, Disdukcapil Lamteng menerbitkan 500 blanko e-KTP sebanyak, 200 KK dan 200 akta kelahiran, 10 Buku Nikah, serta 10 akta kematian. Kunjungan Bupati Lamteng disambut Site Direktor PT. GPM Fauzi Toha. Loekman mengatakan, kebijakan ini diambil supaya masyarakat bisa lebih terlayani dan dapat merasakan secara langsung kehadiran pemerintah.

“Pada kesempatan kunker saya ini, beberapa waktu lalu saya sempat berkomunikasi dengan pihak perusahaan, bahwa kami akan melaksanakan pelayanan langsung kepada masyarakat untuk penerbitan administrasi kependudukan yang sangat perlu dan penting,” ujar Loekman (12/02/2020).

Loekman menambahkan, langkah tersebut juga memudahkan dan memangkas waktu masyarakat yang harus dapat ke Gunung Sugih untuk mengurus administrasi kependudukan. “Kalau harus mengurus sendiri ke Gunung Sugih, tentunya akan memakan waktu, tenaga dan biaya transportasi,” imbuh Bupati.

Ia menjelskan, sejak memimpin Kabupaten Lamteng, ia selalu meminta OPD dapat jemput bola untuk mendatangi masyarakat, bukan masyarakat yang mendatangi petugas.

“Ini kita laksanakan berdasarkan informasi, bahwa pengurusan e- KTP akte lahir kartu keluarga atau akte nikah bagi non muslim mahal. Padahal sebetulnya itu gratis. Itu yang mendasari, maka kebijakan untuk jemput bola kita laksanakan. Tidak ada pembebanan biaya apapun atas penerbitan administrasi ke pendudukan teraebut,” terangnya.

Ia menerangkan, Kabupaten Lamteng telah menjadi prioritas Kementrian Dalam Negri (Kemendagri) dalam pengadaan blangko e-KTP. Sebanyak 22.000 blanko e-KTP sudah di distribusikan ke Kabupaten Lamteng untuk memperlancar pelayanan.

“Saya sudah bertemu Dirjend Dukcapil. Pada waktu itu sepakat, untuk Lamteng, di prioritaskan. Awalnya di beri 4.000 blanko, selama 10 hari habis, lalu di tambah lagi 6.000 dan terkhir kemarin di beri 12 ribu blanko. Dengan tersedianya blanko yang memadai, sekarang tidak ada lagi praktik percaloan. Kendala saat ini, hanya tinggal kendaraan operasional yang di design Khusus untuk E-KTP saja yang belum ada,” pungkasnya.

About the author

Redaksi TabikPun

Add Comment

Click here to post a comment

Tinggalkan Balasan

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

%d blogger menyukai ini: