TABIKPUN.COM, METRO- Pameran Pembangunan Metro Fair di Lapangan Sambar dinilai tidak maksimal. Padahal, pameran digelar sebagai rangkaian memeringati HUT Kota Metro ke-79.
Ketua Komisi II DPRD Kota Metro, Tondi Nasution mengatakan, dari informasi yang diterima dewan, banyak stand pemerintah yang tidak terisi alias kosong. Padahal pameran digelar satu tahun sekali.
“Tentu kami menyayangkan itu ya. Kalau benar masih banyak kosong stand dinas. Seharusnya itu bisa dimanfaatkan sebagai ajang sosialisasi penyampaian misi visi dan hasil kinerja satker kepada masyarakat,” terangnya, Selasa (24/5).
Menurutnya, hal tersebut berbanding terbalik dengan swasta yang mau berlomba-lomba bayar menyewa stand untuk memamerkan produknya. “Ya itu dia. Kok dinas-dinas malah tidak mau menampilkan diri,” ungkapnya.
Hal senada juga dibeberkan Ketua Komisi III, Hendri Susanto menilai pameran Metro Fair tidak sekedar sebagai seremoni belaka. Tetapi bisa jadi ajang komunikasi pemerintah dengan masyarakat di Bumi Sai Wawai khususnya.
“Harusnya dimanfaatkan. Disampaikan bagaimana mengurus izin ini izin itu. Prosesnya berapa lama biaya berapa. Kemudian capaian dinas apa saja dan yang akan dicapai atau dibangun itu apa saja,” tukasnya.
Karena itu, pihaknya menyayangkan jika banyak stand kosong yang tidak dikelola dinas setempat. Adapun dinas yang tidak membuat stand dari pantauan dilapangan antaranya Dinas PU, Dinas Pasar, Disdukcapil, BKKBN, BNPB, Perhubungan, Kesbangpol, Bappeda, Dispenda, Disosnaker dan BPKAD.
Sementara Wali Kota Metro Achmad Pairin pada saat membuka Metro Fair menjelaskan, pameran dapat dimanfaatkan sebagai sarana informasi dan promosi. Baik yang berkaitan dengan hasil pembangunan, potensi, dunia usaha, hingga unggulan daerah.
Sediakan 59 Stand
Perwalikan Event Organizer Metro Fair A Nizar mengaku, pihaknya menyediakan 59 stand pameran. Dari jumlah tersebut terdapat 19 stand yang kosong.
“Kalau dari dinas atau instansi pemerintah itu ada 13 yang tidak mengambil stand. Kami bahkan sudah berupaya jemput bola, tetapi tidak ada alasan yang jelas kenapa tidak ambil,” ungkapnya.
Padahal, terus Nizar, Pemkot Metro sudah menginstruksikan seluruh dinas untuk memeriahkan HUT Kota Metro. Karenanya, ia sangat menyayangkan sikap sejumlah dinas yang seperti tidak mendukung pelaksanaan HUT Metro.
Rangkaian peringatan HUT ke-79 berlangsung selama enam hari. Mulai 23 Mei hingga 28 Mei yang dipusatkan di Lapangan Samber.
(red)















Add Comment