Bandar Lampung News

Dua Anggota DPRD Lampung Jadi Korban Anarkisme dalam Unjuk Rasa Terkait UU Cipta Kerja

Ist

BANDAR LAMPUNG- Dua Anggota DPRD Provinsi Lampung, Wahrul Fauzi (Fraksi Nasdem) dan Ade Utami Ibnu (Fraksi PKS), menjadi korban anarkisme dalam unjuk rasa terkait Undang-Undang (UU) Cipta Kerja, di Halaman Gedung DPRD Provinsi Lampung, Bandarlampung, Rabu (7/10/2020) sore.

Mereka terkena lemparan batu dan botol air mineral massa pendemo saat akan menemui massa pendemo yang tergabung dalam Aliansi Lampung Memanggil, sekitar Pukul 16.10 WIB.

Sebelum terjadi anarkisme, Ketua DPRD Provinsi Lampung Mingrum Gumay dan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto, serta Perwakilan Komisi dan Fraksi, termasuk Wahrul Fauzi dan Ade Utami Ibnu, telah memfasilitasi dan menerima aspirasi dari Aliansi Lampung Memanggil terkait Undang-Undang (UU) Cipta Kerja, di Ruang Rapat Komisi, Kantor DPRD Provinsi Lampung, pada pukul 14.05 WIB.

Pada saat menerima aspirasi, Ketua DPRD Provinsi Lampung, Mingrum Gumay, menyampaikan bahwa Gedung DPRD merupakan kantor wakil rakyat. Siapapun boleh menyampaikan aspirasinya di sini.

“Jadi perbedaan pendapat diantara kita merupakan hal demokrasi. Hanya saja memaksakan pendapat untuk diikuti satu pihak yang mengatas nama apapun, itu tidak dibenarkan. Karena itu menindas, dan kalau sudah menindas itu melanggar hak asasi,” ujar Mingrum Gumay yang dikutip dari painews.id.

Terkait UU Cipta Kerja, Ketua Mingrum Gumay menuturkan, pihaknya menyikapi secara bijak. Dan prinsipnya bahwa keberpihakan kepada kelompok kerja Iya, tapi keseimbangan antara pekerja dan para pengusaha juga harus dicari.

“Kita saling membutuhkan. Yang paling penting kita duduk bareng, secara bijak dan arif. kalau ada persoalan jangan dipersoalkan, tapi mencari solusinya,” ujarnya.

Namun, Atas pernyatan tersebut, perwakilan mahasiswa tidak terima dan keluar dari Ruang Rapat dan melanjutkan orasi. Karena ada provokasi dari pihak lain, masa menjadi anarkis dan melempar petugas dan memecahkan kaca Gedung DPRD Provinsi Lampung. (**)

 

About the author

Redaksi TabikPun

Add Comment

Click here to post a comment

Tinggalkan Balasan

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

%d blogger menyukai ini: