News Tanggamus

Dua Bayi di Tanggamus Positif Covid-19

Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tanggamus kembali merilis penambahan kasus terkonfirmasi hingga Minggu, 17 Januari 2021. (Ist)

TANGGAMUSSatuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tanggamus kembali merilis penambahan kasus terkonfirmasi Minggu, 17 Januari 2021. Penambahan kasus tersebut merupakan dua bayi yang merupakan kasus hasil tracing dari kasus yang ada di kabupaten tanggamus.

“Hari ini ada penambahan 2 kasus yang terkonfirmasi positif covid-19 yang ada di kabupaten tanggamus,” jelas Juru Bicara Satgas Covid-19 Tanggamus dr. Eka Priyanto dalam rilisnya, Minggu (17/1/21) malam.

Adapun data bayi terkonfirmasi Covid-19 adalah Pasien 434 (Bayi NI), Perempuan, Ciherang, Gunung Alip, Kabupaten Tanggamus dan Pasien 435 (AG), 6 Bulan, Laki laki, Kelurahan Kuripan, Kota Agung, Tanggamus.

Jubir menjelaskan, riwayat Pasien 434 merupakan bayi yang lahir dari ibu NI yaitu pasien 396 yang ada di Kecamatan Gunung Alip. Kepada pasien dilakukan perawatan di ruang isolasi di RS Mitra Husada Pringsewu, hal ini dilakukan untuk mendapatkan perawatan yang lebih terkontrol terhadap pasien.

Kemudian, Pasien 435 merupakan anak dari pasien 331 yang ada di Kota Agung, kepada pasien dikarenakan tidak adanya gejala, pasien dilakukan isolasi mandiri di rumah. Dengan mengikuti ketentuan dan mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditentukan oleh Satgas.

“Atas kondisi tersebut, maka perkembangan pemantauan Covid-19 Kabupaten Tanggamus sampai dengan hari ini, 435 konfirmasi, 377 selesai isolasi, 37 dirawat dan 21 kematian,” jelasnya.

Jubir menyampaikan, adapun langkah-langkah tindak lanjut yang akan dilakukan meliputi dilakukan tracing kepada yang pernah kontak erat dengan pasien Covid-19, dilakukan penyemprotan disinfektan dilingkungan Pasien.

Lalu, melakukan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19 dan yang sudah selesai isolasi tetap melaksanakan protokol kesehatan untuk menghindari penularan ulang dari lingkungannya.

Bahwa atas kondisi ini Kabupaten Tanggamus sudah memasuki zona merah, sehingga pemerintah tidak bisa bekerja sendiri untuk mengatasi ini semua, pemerintah membutuhkan kita semua, membutuhkan kesadaran dan disiplin dari masyarakat untuk melaksanakan disiplin protokol kesehatan.

“Pemerintah selalu mengingatkan kita, mengingatkan masyarakat akan pentingnya protokol kesehatan. Dengan selalu pakai masker saat diluar rumah, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan selalu cuci tangan pakai sabun, ini semua dilakukan agar kita semua cepat keluar dan terbebas dari pandemi covid-19 ini,” pungkasnya. (Red)

About the author

Redaksi TabikPun

Add Comment

Click here to post a comment

Tinggalkan Balasan

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

%d blogger menyukai ini: