LAMPUNG UTARA – Polsek Bukit Kemuning mengamankan dua dari empat tersangka curanmor. Keduanya terkena tembakan petugas karena melakukan perlawanan aktif hingga terjadi baku tembak.
Kini salah satu tersangka tengah dirawat di RSU Ryacudu Kotabumi akibat luka tembak di bagian dada kanan. Awalnya, keempat tersangka berhasil mencuri motor di Desa Dwikora, Bukit Kemuning, Lampung Utara (Lampura), Senin 6 Juni 2022, sekira pukul 12.30 WIB.
Korbanya adalah siswa SMA yang tengah berteduh di SD Negeri 02 Dwikora mengendarai motor Honda CBR 150 warna merah hitam, bernomor polisi BE 2566 AAA dan Honda Supra X 125 warna merah hitam bernomor Polisi BE 3649 JB.
Motor korban terparkir di halaman sekolah, sedangkan mereka berteduh di dalam kelas. Ketika hendak pulang, mereka melihat motornya telah dibawa oleh para pelaku berjumlah empat orang.
Korban berteriak minta tolong dan mengejar tersangka, namun tersangka mengacungkan senjata tajam, sehingga keduanya berhenti. Pada saat bersamaan, banyak warga yang berkumpul dan ikut mengejar.
Polisi yang mendapat informasi langsung melakukan pengejaran terhadap para tersangka. Tersangka ditemukan sedang mengisi bahan bakar, ketika hendak disergap, tersangka melakukan perlawanan aktif dengan senjata api, sehinga terjadi saling tembak, di Dusun Talangbaru, Desa Bumi Mandiri, Abung Barat.
Kapolsek Bukit Kemuning, Kompol Muhidin menerangkan, dua tersangka yang diamankan adalah Ahmad Bukhori alias Sirah yang mendapat luka tembak di kedua kakinya. Sementara tersangka yang tertembak di dada Feri alias Pendi
“Sampai saat ini tersangka yang tertembak di dada masih mendapat perawatan di RSU Ryacudu Kotabumi. Keduanya merupakan warga, Anak Tuha, Lampung Tengah,” bebernya, Selasa 7 Juni 2022.
Saat ini polisi masih memburu kedua rekan tersangka berinisial J dan A warga Lampung Tengah. Sementara untuk senjata api tersangka masih dalam pencarian karena sempat dibuang saat pengejaran. (Adi/Yono)















Add Comment