Lazada Indonesia
News Tulang Bawang

Edarkan Sabu, IRT Asal Tuba Ditangkap, Kabag Ops : Pelaku Dikendalikan Dari Dalam Lapas

Polres Tulang Bawang menggelar konferensi pers penangkapan bandar sabu di Aula Wira Satya Mapolres Tulang Bawang, Rabu (13/09/2017) sore. (Roby)

Tulang Bawang – Bukanya melakukan pekerjaan rumah memasak, mencuci, atau membersihkan rumah, NS (33) wanita yang berstatus sebagai Ibu Rumah Tangga (IRT) malah menjadi bandar narkoba jenis sabu. Alhasil, warga  Jalan Aspol Kelurahan Ujung Gunung Kecamatan Menggala Kabupaten Tulang Bawang harus berurusan dengan pihak berwajib untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kabag Ops Kompol Edy Syafnur didampingi Kasat Narkoba AKP Doni Novandri Burni, S.Ik., menerangkan, NS ditangkap anggota Satuan Narkoba yang dipimpin langsung oleh Kasat Narkoba, Selasa (12/9/2017) di rumahnya sekitar pukul 14.00 WIB. Dimana penangkapan tersangka berdasarkan informasi warga bahwa rumah korban kerap dijadikan tempat transaksi narkoba.

”Saat penggerbekan, di dalam rumah ada seorang perempuan dengan gerak gerik mencurigakan. Setelah dilakukan penggeledahan, ditemukan narkoba jenis sabu di dalam sebuah tas warna biru yang disimpan di dalam kamar. Dari tangan pelaku diamankan barang bukti berupa tas, plastik yang berisi sabu dan timbangan elektrik. Sabu sudah dikemas di dalam 14 bungkus plastik dengan total berat 60,7 gram,” ungkapnya pada konferensi pers di Aula Wira Satya Mapolres Tulang Bawang, Rabu (13/09/2017) sore.

Berdasarkan keterangan tersangka, lanjut Kompol Edy Syafnur, NS dikendalikan oleh suaminya berinisial R (33) yang sedang menjalani hukuman di Lapas Raja Basa atas kasus serupa dan telah divonis 6 tahun 3 bulan.

”Peran R mengendalikan NS via telepon untuk mengambil paketan sabu disuatu tempat. Kemudian memberitahu NS bahwa nanti akan ada orang yang mengambil paketan tersebut. Dugaan sementara orang yang menerima paket dari NS, berperan dalam membagi-bagi bungkusan plastik besar paket sabu yang sudah siap di jual,” urainya.

Mempertanggungjawabkan perbuatannya, NS akan dijerat Pasal 114 ayat 2 Undang-Undang Republik Indonesia nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda maksimum sebagaimana dimaksud pada ayat 1 ditambah 1/3 (sepertiga). (Roby)

 

About the author

Redaksi TabikPun

Add Comment

Click here to post a comment

Tinggalkan Balasan

USAHA PPOB GRATIS

PROMO LAZADA

PROMO LAZADA

%d blogger menyukai ini: