News Tanggamus

Gagal Kabur, Dua Jambret Dibanjiri Bogem Mentah

www.tabikpun.com, Tanggamus – Polsek Kota Agung dibantu warga berhasil mengamankan dua spesialis jambret yang beraksi di Jalan Lintas Barat (Jalinbar) Kabupaten Tanggamus, Minggu (9/4) malam. Keduanya gagal kabur setelah motor yang dikendarai pelaku menabrak pengendara lain.

Alhasil, belum sempat menikmati hasil curiannya, keduanya babak belur akibat dibanjiri bogem mentah warga setempat yang geram mengetahui aksi tersebut. Pasalnya, penjabretan kerap kali terjadi di Jalinbar Hi. Juanda Kota Agung.

Aksi main hakim itu terhenti setelah anggota Polsek Kota Agung tiba di lokasi dan membawa pelaku ke mapolsek setempat untuk diamankan dari amukan warga yang semakin mengganas. Kapolsek Kota Agung AKP Syafri Lubis mendampingi Kapolres Tanggamus AKBP Alfis Suhaili, S.Ik., M.Si., menjelaskan, kedua pelaku jambret tersebut bernama Heri Aprizon (21) dan TH (17) warga Pekon Bandar Kejadian, Kecamatan Wonosobo.

”Kejadiannya Minggu (9/4/17) sekitar pukul 20.30 Wib di Jalinbar Kota Agung tepat di depan Taman Kota. Menurut pengakuan tersangka, keduannya sudah tiga kali melakukan aksi kejahatannya dengan merampas harta benda dengan prioritas telepon genggam,” kata AKP Syafri Lubis, Senin (10/4/17).

Aksi ke tiga ini gagal lantaran sepeda motor Suzuki jenis Satria FU, B 6850 TLQ yang ditunggangi pelaku menabrak pengendara sepeda motor lain yang secara kebetulan melintas. Kedua pelaku yang tersungkur langsung ditangkap massa dan mendapat hantaman bertubi-tubi, sementara TH sempat meloloskan diri dan akhirnya diketemukan dibawah tower telekomunikasi yang berada diseputaran Kelurahan Baros, setelah dilakukan pemeriksaan medis kedua pelaku di tahan di Polsek Kota Agung guna penyidikan lebih lanjut.

“Kedua tersangka sudah kita lakukan pemeriksaan medis saat ini diamankan untuk penyelidikan lebih lanjut. Dan kondisinya babak belur lantaran dihajar oleh massa. Kemudian kedua tersangka diamankan dari amukan warga yang memang masih banyak beraktifitas diseputaran lokasi kejadian. Ya termasuk pengguna jalan lainnya yang kebetulan lewat juga ikut menghajarnya. Tapi untung kita cepat amankan,” urainya.

Berdasarkan pengakuan korban AV (16), siswi SMP Kota Agung warga Kelurahan Pasar Madang, tak ada firasat apapun, seperti sedang diikuti atau diawasi. Kejadian itu begitu cepat, kedua pelaku langsung memepet motor korban dan TH yang berada pada posisi dibelakang (dibonceng) mengambil sebuah smartphone merk Advan S5 dari dashboard motor Yamaha Xeon yang korban kendarai. Spontan korban berteriak “Jambret”.

“Pelaku langsung dikejar, dan korban mendapatinya sudah tersungkur dan dihajar massa. Hp korban tidak ditemukan dari tangan pelaku, kemungkinan terjatuh dan terpental saat terjadi kerumunan puluhan massa yang berkumpul menghakiminya. Akibatnya korban menderita kerugian senilai Rp 1,5 juta lantaran telpon pintar milik korban hilang,” ujarnya.

Selain pelaku, diamankan juga sepeda motor milik yang digunakan melakukan aksi kejahatan. Saat ini, tersangka dalam pemeriksaan Polsek Kota Agung. Pasal yang dikenakan terhadap dua tersangka jambret ini yakni pasal 365 KUHPidana tentang Pencurian Dengan Kekerasan (Curas), dengan ancaman pidana penjara paling lama sembilan tahun.

“Dalam kasus ini para pelaku dijerat pasal 365 KUHP tapi dengan mempertimbangkan undang-undang perlindungan anak untuk pelaku yang masih dibawah umur,” tukasnya. (Nanang)

 

About the author

Redaksi TabikPun

Add Comment

Click here to post a comment

Tinggalkan Balasan

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

%d blogger menyukai ini: