Advertorial Metro

Gelar Paripurna, DPRD Metro Sampaikan 3 Raperda Baru

Paripurna penyampaian 3 raperda inisiatif dewan dipimpin Wakil Ketua I Fahmi Anwar. (Ist)

METRO – Tujuh Fraksi DPRD Kota Metro menyampaikan pandangan umum tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) insiatif dalam Paripurna di Gedung Dewan, Selasa (23/4/2019).

Pandangan DPRD yang dibacakan Ketua Fraksi PKS Yulianto menyebutkan lahirnya tiga Raperda insiatif tersebut untuk menjadi payung hukum dalam meningkatkan partisipasi masyarakat pada pembangunan dan kontribusi daerah.

Adapun ketiga Raperda insiatif tersebut adalah Raperda Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik, Raperda Perlindungan Konsumen, dan Raperda Kawasan Lingkungan dan Perumahan.

Yulinato menyampaikan, ketiga Raperda nantinya akan menjadi peraturan daerah yang dapat meningkatkan partisipasi publik dalam proses pembangunan. Serta mewujudkan pemerintahan yang baik.

“Karena itu perlu ada aturan sebagai payung hukumnya. Ini juga diperuntukkan kepada konsumen dalam melakukan proses jual beli yang memiliki jaminan. Seperti kehalalan dan kesehatan,” ungkapnya.

Dijelaskannya, sampai saat ini belum ada jaminan perlindungan konsumen. Dengan adanya perda tersebut, maka masyarakat sudah bisa langsung menggunakan jika terdapat pelanggaran ketidak adilan.

“Untuk pelayanan secara online itu juga mengikuti perkembangan zaman. Sementara pembangunan harus mengacu pada tata ruang kota yang ada, sehingga dampaknya akan lebih positif. Itu dasar kita membuat perda inisiatif,” tuntasnya. (Ga)

Tujuh Fraksi DPRD Kota Metro menyampaikan pandangan umum tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) insiatif dalam Paripurna di Gedung Dewan, Selasa (23/4/2019).Pandangan DPRD yang dibacakan Ketua Fraksi PKS Yulianto menyebutkan lahirnya tiga Raperda insiatif tersebut untuk menjadi payung hukum dalam meningkatkan partisipasi masyarakat pada pembangunan dan kontribusi daerah.

Adapun ketiga Raperda insiatif tersebut adalah Raperda Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik, Raperda Perlindungan Konsumen, dan Raperda Kawasan Lingkungan dan Perumahan.

Yulinato menyampaikan, ketiga Raperda nantinya akan menjadi peraturan daerah yang dapat meningkatkan partisipasi publik dalam proses pembangunan. Serta mewujudkan pemerintahan yang baik.

“Karena itu perlu ada aturan sebagai payung hukumnya. Ini juga diperuntukkan kepada konsumen dalam melakukan proses jual beli yang memiliki jaminan. Seperti kehalalan dan kesehatan,” ungkapnya.

Dijelaskannya, sampai saat ini belum ada jaminan perlindungan konsumen. Dengan adanya perda tersebut, maka masyarakat sudah bisa langsung menggunakan jika terdapat pelanggaran ketidak adilan.

“Untuk pelayanan secara online itu juga mengikuti perkembangan zaman. Sementara pembangunan harus mengacu pada tata ruang kota yang ada, sehingga dampaknya akan lebih positif. Itu dasar kita membuat perda inisiatif,” tuntasnya. (Adv)

IKLAN

IKLAN

DAPATKAN PROFIT JUTAAN RUPIAH

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

PASANG IKLAN ANDA DISINI